IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Danantara Masuk, Saham INCO Siap Meroket?

By Aurelia Tanu 15 hours ago Bisnis
Image source: AP/ emitennews.com
SHARE

[Medan | 29 Agustus 2025] Masuknya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai investor di proyek smelter High Pressure Acid Leach (HPAL) milik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) berpotensi menjadi katalis positif besar bagi emiten nikel tersebut.

Danantara, melalui Danantara Investment Management, menggandeng GEM Co Ltd asal China untuk berinvestasi dalam proyek HPAL INCO yang bernilai sekitar US$ 1,42 miliar atau Rp 23,2 triliun. Penandatanganan Head of Agreement (HoA) dilakukan pada Rabu 27 Agustus 2025.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menekankan bahwa kemitraan dengan GEM Co Ltd yang bergerak di bidang metalurgi hijau selaras dengan agenda hilirisasi, keberlanjutan, dan inovasi. Integrasi penelitian dan pengembangan, energi hijau, serta daur ulang siklus tertutup disebut akan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia.

Selain faktor investasi, keterlibatan Danantara memberi nilai tambah strategis bagi INCO. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah, Danantara diyakini bisa membuka jalan percepatan perizinan, akses insentif fiskal, serta sinergi dengan proyek strategis nasional. Hal ini berpotensi mempercepat realisasi pembangunan smelter.

Sejauh ini, INCO bersama GEM tengah menggarap smelter HPAL di Bahodopi, sementara proyek HPAL di Pomalaa telah lebih dulu dikembangkan bersama Zhejiang Huaoyou Cobalt Co dan Ford Motor Company.

Meskipun begitu, kinerja jangka pendek INCO masih dipengaruhi tren harga nikel global yang tahun ini cenderung melemah. Tantangan lain juga datang dari kenaikan biaya konstruksi dan potensi hambatan perizinan yang bisa memengaruhi kelangsungan proyek.

Dari sisi valuasi, sejumlah analis melihat prospek cerah INCO. Wafi, analis pasar modal, merekomendasikan beli dengan target harga Rp4.200 per saham. Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset 20 Agustus 2025 mempertahankan rekomendasi beli dengan target lebih tinggi, yakni Rp4.700 per saham.

Tambahan katalis positif hadir dari persetujuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), di mana INCO mendapat izin produksi tambahan bijih nikel saprolit sebesar 2,2 juta wet metrik ton. Produksi ini akan dibagi rata pada kuartal III dan IV-2025, masing-masing sekitar 1–1,2 juta wmt per kuartal.

Manajemen INCO menyebut telah mengunci harga premium untuk bijih tersebut di level US$25 per ton hingga Desember 2025. Hal ini diperkirakan mendongkrak pendapatan perseroan sebesar US$56 juta pada semester II-2025.

Dengan masuknya Danantara dan tambahan volume produksi, prospek INCO semakin menarik untuk jangka menengah-panjang, meskipun volatilitas harga nikel global masih menjadi faktor penentu kinerja jangka pendek.

You Might Also Like

Perpres Pembangkit Listrik Sampah Segera Rampung, Watch Saham TOBA, OASA, MHKI

IHSG Cetak Rekor ATH, What’s Next?

Saham CPRO Mendadak Bangkit dari Level Gocap, Ada Apa?

ARCI Gandeng Macmahon untuk Garap Tambang Bawah Tanah

DSSA Siap Garap Bisnis Geothermal 440 MW di Indonesia

TAGGED: Danantara INCO, saham INCO
Aurelia Tanu August 29, 2025 August 29, 2025
Previous Article Perpres Pembangkit Listrik Sampah Segera Rampung, Watch Saham TOBA, OASA, MHKI
Next Article Ekonomi AS Tumbuh 3,3% di Kuartal II-2025, Lebih Kuat dari Ekspektasi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?