Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Ramadhan Rally: Antara Data, Ekspektasi, dan Realita Pasar

Setiap memasuki bulan Ramadhan, pasar saham Indonesia kerap dibayangi oleh narasi musiman yang dikenal sebagai Ramadhan Rally. Istilah ini merujuk pada kecenderungan penguatan saham-saham tertentu yang dianggap diuntungkan

By Zikri Habibi

Kevin Warsh Jadi Ketua Baru The Fed, Arah Suku Bunga Bakal Berubah?

Pada 30 Januari 2026, Presiden Trump secara resmi menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2026 mendatang. Penunjukan

By Aurelia Tanu

Ancaman MSCI, Menjadi Kerugian Bagi Market Indonesia

Dalam sepekan terakhir market Indonesia mengalami gejolak akibat tekanan dari ketegangan geopolitik dan ketakutan investor akan adanya outflow asing dari IHSG itu sendiri. ketakutan ini diakibatkan oleh adanya

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

RI-AS Raih Kesepakatan Dagang, Sektor Apa Saja yang Diuntungkan?

Pemerintah Indonesia berhasil menegosiasikan tarif impor Amerika Serikat (AS) untuk produk ekspor nasional menjadi 19%, jauh lebih rendah dibandingkan usulan awal Presiden Donald Trump sebesar 32%. Meski tarif ini sedikit meningkat dari tarif sebelumnya sebesar 10%, langkah ini dinilai mampu menahan guncangan besar pada sektor ekspor Indonesia dan menjadikan produk nasional lebih kompetitif dibandingkan Vietnam yang harus menghadapi tarif 20%.

RLCO Ekspansi ke Sektor Perikanan

PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melebarkan sayap ke sektor perikanan dengan mendirikan anak usaha baru bernama Marinova Protein Internasional, yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan hasil perikanan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi bisnis RLCO untuk memperkuat portofolio perusahaan dan memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Direktur RLCO, Ayu Amanda, menjelaskan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia

GDP AS Hanya Tumbuh 1,4% di Kuartal IV-2025, Suku Bunga Bisa Dipangkas Lebih Cepat?

Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada kuartal keempat 2025 (Q4 2025) tercatat sebesar 1,4%, jauh di bawah ekspektasi konsensus pasar yang memperkirakan pertumbuhan mencapai 3,5%. Angka ini menjadi sinyal pelemahan ekonomi yang cukup signifikan, menyoroti perlambatan aktivitas konsumsi dan investasi di tengah dinamika kebijakan fiskal dan perdagangan. Salah satu faktor utama di balik perlambatan ini adalah penurunan tajam Pengeluaran Konsumsi Pemerintah.

Dibatalkan MA, Trump Ancam Naikkan Tarif Global Jadi 15%

Presiden Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif global 10% setelah Supreme Court of the United States membatalkan sebagian besar kebijakan tarif impor yang dia terapkan tahun lalu. Trump menegaskan bahwa Mahkamah Agung hanya membatasi penggunaan khusus IEEPA (International Emergency Economic Power Act), sehingga ia kini beralih menggunakan Pasal 122 Undang-Undang Perdagangan 1974, yang memungkinkan penerapan tarif dasar hingga 15% selama

Tarif Trump Dibatalkan MA, IHSG Siap-siap Menguat?

Pasar saham Indonesia diprediksi mendapat sentimen positif setelah Supreme Court of the United States membatalkan sebagian besar kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump. Namun, optimisme ini tersendat karena sehari setelah putusan, Trump mengumumkan kenaikan tarif global impor ke AS menjadi 15%, menimbulkan ketidakpastian di pasar global. Associate Director of Research Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai pembatalan

Apakah Isu MSCI, Moody’s hingga FTSE Bakal Berdampak Juga ke Obligasi Indonesia?

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar modal Indonesia kembali menjadi sorotan lembaga global. Mulai dari evaluasi indeks oleh MSCI dan FTSE, penurunan outlook oleh Moody’s, hingga penyesuaian pandangan aset oleh Goldman Sachs dan pemantauan ketat dari S&P Global Ratings. Awalnya, isu ini memang tertuju pada pasar saham, namun pada akhirnya, isu ini juga turut mempengaruhi aset lainnya, termasuk pasar obligasi dan

Ramadhan Rally: Antara Data, Ekspektasi, dan Realita Pasar

Setiap memasuki bulan Ramadhan, pasar saham Indonesia kerap dibayangi oleh narasi musiman yang dikenal sebagai Ramadhan Rally. Istilah ini merujuk pada kecenderungan penguatan saham-saham tertentu yang dianggap diuntungkan oleh peningkatan aktivitas ekonomi selama periode puasa hingga Idul Fitri. Namun di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah Ramadhan Rally masih relevan secara data, atau lebih

AS-Taiwan Raih Kesepakatan Dagang, Pangkas Tarif dan Naikkan Pembelian Barang AS

Pemerintah Amerika Serikat dan Taiwan resmi menuntaskan perjanjian perdagangan timbal balik yang menetapkan tarif impor AS atas barang-barang asal Taiwan sebesar 15%. Angka ini lebih rendah dibanding tarif awal 20% yang sebelumnya diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump, sekaligus menempatkan Taiwan sejajar dengan Korea Selatan dan Jepang dalam struktur tarif AS. Taiwan Wajib Turunkan Tarif Produk AS Sebagai imbal balik, Taiwan

Bersih-bersih Dulu, Danantara Sebut Tak Ada IPO BUMN Tahun Ini

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menegaskan tidak akan ada perusahaan BUMN yang melantai di bursa pada 2026. Keputusan ini diambil karena pemerintah memilih memprioritaskan proses restrukturisasi dan konsolidasi agar kinerja serta struktur bisnis BUMN lebih solid sebelum masuk ke pasar modal. Evaluasi Dampak Konsolidasi Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menjelaskan, hasil konsolidasi masih perlu dievaluasi untuk melihat

PGEO Mulai Garap Project Hidrogen Hijau

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) resmi memulai pilot project pengembangan hidrogen hijau di Ulubelu. Proyek ini menjadi bagian dari strategi PGEO mengembangkan produk turunan panas bumi di luar bisnis kelistrikan konvensional, sejalan dengan tren transisi energi dan penguatan portofolio energi hijau. Skala Proyek Masih Uji Coba PGEO mengalokasikan dana sekitar US$3 juta untuk proyek percontohan ini. Saat ini, proyek