Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Produksi Nikel Indonesia Berkurang, Harga Global Meningkat?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi rencana pemerintah untuk memangkas produksi bijih nikel nasional pada 2026 guna menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan global. Meski tidak merinci volumenya, sebelumnya Asosiasi

By Zikri Habibi

Jepang Akan Naikkan Suku Bunga, The Next Market Shock?

PT Fawz Finansial Indonesia Newsletter Bonds Market 15 Desember 2025 Benchmark Series Series Maturity Date Coupon Price 14/11/2025 Price 1/12/2025 Price Changes FR0106 15 Aug 2040 7,125% 106.80

By Aurelia Tanu

Saham Ini Diprediksi Bakal Akan Melejit Di Tahun 2026!

Lonjakan harga saham hampir selalu diawali oleh perubahan di laporan keuangan, bukan oleh rumor pasar. Menjelang 2026, ada emiten yang mulai menunjukkan sinyal penting: pendapatan tahunan tumbuh konsisten,

By Zikri Habibi
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

AS Hentikan Sementara Penerbitan Visa Imigran Untuk 75 Negara

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara penerbitan visa imigran bagi pemohon dari 75 negara, sebagai bagian dari pengetatan kebijakan imigrasi yang semakin agresif sejak Trump kembali menjabat pada Januari. Departemen Luar Negeri AS menyatakan kebijakan ini akan mulai berlaku 21 Januari 2026 dan bersifat sementara sambil dilakukan peninjauan menyeluruh atas prosedur imigrasi. Kebijakan tersebut mencakup negara-negara dari berbagai

Diborong Blackrock hingga JP Morgan, Saatnya Saham Prajogo Pangestu Kembali Bersinar?

Saham-saham emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu kembali menjadi sorotan pasar setelah sejumlah manajer investasi global terkemuka terpantau aktif melakukan akumulasi sepanjang Januari 2026. Data kepemilikan Bloomberg menunjukkan minat kuat investor institusional asing terhadap emiten Grup Barito, mulai dari sektor petrokimia hingga energi terbarukan. BlackRock Inc. tercatat menambah kepemilikan saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) sebanyak 1.076.643 saham. Setelah transaksi

Purbaya Sebut Industri Media Akan Cerah Kedepannya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan prospek industri media nasional akan membaik ke depan, seiring dengan upaya pemerintah mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini. Perbaikan aktivitas ekonomi dinilai akan berdampak langsung pada meningkatnya belanja iklan dan perputaran bisnis di sektor penyiaran. Menurut Purbaya, perlambatan ekonomi pada tahun lalu menjadi salah satu faktor utama melemahnya pendapatan iklan di industri media.

Produksi Nikel RI 2026 Dipangkas Jadi 250-260 Juta Ton

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan menurunkan target produksi bijih nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 menjadi sekitar 250–260 juta ton. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan target RKAB tahun sebelumnya yang mencapai 364 juta ton. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas

Trump Beri Sinyal Tunda Serangan ke Iran, Harga Minyak Melemah

Harga minyak dunia melemah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi sinyal akan menahan diri dari aksi militer terhadap Iran, menyusul klaim bahwa pemerintah Teheran telah menghentikan penindakan terhadap para pengunjuk rasa. Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran pasar atas potensi eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang sebelumnya mendorong reli harga minyak. West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun 1,7% ke level US$60,11

Pengendali Borong 2,8 Juta Saham INET

Abadi Kreasi Unggul Nusantara menambah porsi kepemilikannya di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melalui akumulasi saham dalam jumlah besar. Pengendali perseroan tersebut tercatat memborong sekitar 2,8 miliar saham INET dalam transaksi senyap yang diselesaikan pada 12 Januari 2026. Transaksi akumulasi tersebut difasilitasi oleh PT Yakin Bertumbuh Sekuritas dan PT Semesta Indovest Sekuritas. Namun, karena dilakukan melalui mekanisme negosiasi

Inflasi AS Desember Capai 2,7%, Tekanan Harga Mulai Mereda

Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Desember menunjukkan sinyal pendinginan yang lebih konsisten, memperkuat pandangan bahwa tekanan harga mulai mereda setelah data bulan sebelumnya dinilai kurang mencerminkan kondisi sebenarnya akibat gangguan pengumpulan data. Berdasarkan rilis Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) pada Selasa (13/1), Indeks Harga Konsumen (IHK) inti, yang tidak memasukkan komponen pangan dan energi, naik 0,2% secara bulanan, lebih

Berkat Tarif, Defisit Anggaran AS 2025 Turun Jadi US$1.7 T

Defisit anggaran Amerika Serikat (AS) menyusut menjadi US$1,67 triliun pada tahun kalender 2025, level terendah dalam tiga tahun terakhir. Penurunan defisit ini terutama ditopang oleh lonjakan pendapatan bea masuk yang mencetak rekor seiring kebijakan tarif perdagangan Presiden Donald Trump. Berdasarkan data Departemen Keuangan AS yang dirilis Selasa, defisit anggaran pada Desember 2025 tercatat sebesar US$145 miliar. Sementara itu, pada tiga

Terlemah Dalam 8 Bulan, Rupiah Ditutup Rp 16.865 per Dolar

Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Rupiah terdepresiasi 0,19% ke level Rp16.865 per dolar AS, sekaligus menjadi posisi penutupan terlemah dalam delapan bulan terakhir. Sepanjang perdagangan intraday, tekanan terhadap rupiah sempat semakin dalam. Rupiah bahkan menyentuh level Rp16.878 per dolar AS, yang tercatat sebagai titik terlemah sepanjang masa sebelum akhirnya sedikit menguat

Prajogo Pangestu Diam-diam Borong Rp 11,87M Saham BREN

Konglomerat Prajogo Pangestu tercatat kembali mengakumulasi saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan total pembelian sebanyak 1,33 juta saham senilai Rp11,87 miliar. Aksi ini dilakukan melalui beberapa transaksi di pasar reguler. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi tersebut meningkatkan porsi kepemilikan Prajogo Pangestu menjadi 139,78 juta saham atau setara 0,104%, naik tipis dari posisi sebelumnya di level