Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Jadi Pintu Cuci Uang?

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, berlanjutnya capital outflow dari pasar keuangan domestik, peringatan MSCI terkait status Emerging Market, serta meningkatnya perhatian investor terhadap kepastian regulasi dan

By Aurelia

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

BI Tahan Lagi Suku Bunga di Level 5,75%!

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. Selain itu, BI juga memutuskan untuk menahan suku bunga deposit facility di level 4,75% dan lending facility di level 6,50%. Keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar yang menilai BI masih memiliki ruang untuk mempertahankan tingkat suku bunga

Utang Luar Negeri RI Tumbuh 4,4% YoY, Tembus USD 453,4 M di Q2-2026

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia kembali meningkat pada kuartal II-2026. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi ULN mencapai US$453,4 miliar, tumbuh 4,4% secara tahunan (yoy). Kenaikan terutama berasal dari ULN sektor publik, sementara ULN swasta masih mengalami kontraksi meski penurunannya mulai melambat. ULN pemerintah tercatat sebesar US$216,3 miliar, tumbuh 2,9% yoy, melambat dibandingkan pertumbuhan 3,8% pada kuartal I-2026. BI menyebut peningkatan

FTSE Russell Tunda Penambahan Saham Indonesia Hingga Desember 2026

FTSE Russell kembali memperpanjang pembatasan terhadap sejumlah perubahan indeks saham Indonesia hingga Desember 2026. Keputusan ini membuat pasar saham Indonesia masih harus menunggu lebih lama sebelum FTSE Russell kembali menerapkan perubahan indeks secara penuh. Kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari pembatasan yang sebelumnya diumumkan pada Februari dan diperbarui dalam review Juni 2026. Dengan keputusan terbaru, pembatasan juga masih berlaku dalam review

Saham INET, WIFI, hingga DOOH Kompak Terbang, Ada Apa?

Saham-saham emiten infrastruktur digital bergerak agresif pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Penguatan terutama dipimpin oleh PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) setelah perseroan resmi memiliki pengendali baru, kemudian merambat ke sejumlah saham yang memiliki keterkaitan bisnis, termasuk PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham DOOH sempat melonjak

Bayan Resources (BYAN) Sebut Tak Tahu Kabar Haji Isam Mau Akuisisi

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memberikan klarifikasi terkait rumor bahwa perusahaan batu bara milik Low Tuck Kwong tersebut akan diakuisisi oleh pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Corporate Secretary BYAN Jenny Quantero mengatakan perseroan hingga saat ini tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan atau akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam maupun pihak yang terafiliasi dengannya. “Sampai

Ada RDG BI Hari Ini, Suku Bunga Diproyeksi Tahan di Level 5,75%

Bank Indonesia (BI) diproyeksikan kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 18-19 Agustus 2026. RDG kali ini menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan Pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti. Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo memperkirakan probabilitas BI mempertahankan BI Rate di level 5,75% mencapai

Prabowo Beri Kode Keras Untuk Saham TINS dan SMGR?

Saham sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak menguat setelah Presiden Prabowo Subianto menyoroti perbaikan kinerja perusahaan pelat merah dalam Pidato Kenegaraan pada Jumat (14/8/2026). Tiga nama yang menjadi perhatian adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Ketiganya disebut langsung oleh Prabowo ketika memaparkan hasil pembenahan BUMN yang dilakukan pemerintah

Prabowo Tetapkan Lokasi PFII di Jakarta dan Bali

Presiden Prabowo Subianto menetapkan Jakarta dan Bali sebagai lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Jakarta akan menjadi lokasi sementara, sebelum PFII nantinya dipindahkan ke Bali setelah infrastruktur dan fasilitasnya siap. Rencana tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Jumat (14/8/2026).  PFII dirancang sebagai pusat keuangan dan investasi berstandar internasional yang mencakup teknologi finansial, arbitrase, hingga

BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga di RDG Besok (19/8)

Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung 18-19 Agustus 2026. Fokus pasar bukan hanya pada keputusan suku bunga, tetapi juga pada arah kebijakan BI dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global. Lead Economist Bank Danamon Indonesia Irman Faiz mengatakan skenario dasar pihaknya masih menunjukkan BI

Trump Tak Mau Perpanjang Kesepakatan dengan Iran, Harga Minyak Tembus US$ 90 Lagi!

Harga minyak mentah kembali menguat setelah prospek penyelesaian konflik Amerika Serikat (AS)-Iran semakin meredup. Pernyataan Presiden Donald Trump yang tidak berminat memperpanjang kesepakatan dengan Teheran meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa gangguan pasokan energi dari Timur Tengah akan berlangsung lebih lama. Minyak mentah Brent kembali menembus US$90 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) bergerak mendekati US$85 per barel. WTI untuk pengiriman