Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Jadi Pintu Cuci Uang?

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, berlanjutnya capital outflow dari pasar keuangan domestik, peringatan MSCI terkait status Emerging Market, serta meningkatnya perhatian investor terhadap kepastian regulasi dan…

By Aurelia

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)…

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi…

By Aurelia
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Short Selling Mulai Berlaku Besok, Apa yang Perlu Diketahui?

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan kembali perdagangan short selling mulai 1 Oktober 2026. Pada tahap awal, skema ini hanya dapat dilakukan pada saham tertentu dan melalui perusahaan efek yang telah memenuhi persyaratan regulator. Selain memahami saham yang dapat ditransaksikan, investor juga perlu memperhatikan broker yang menyediakan layanan short selling, ketentuan jaminan, mekanisme transaksi, hingga risiko yang menyertainya. Lima Saham…

Lelang Surat Utang Sepi, Permintaan Turun Hampir 30%

Respons pasar dalam lelang surat utang pada Selasa (29/9/2026) terlihat lebih lemah. Total permintaan yang masuk turun hampir 30% dibandingkan lelang dua pekan sebelumnya, sementara yield yang dimenangkan meningkat pada hampir seluruh seri yang ditawarkan. Nilai Surat Utang yang Dimenangkan Turun Berdasarkan data lelang surat utang, total nilai yang dimenangkan pemerintah mencapai Rp42,8 triliun, turun 29,69% dari Rp60,96 triliun pada…

HSBC Proyeksi Rupiah Akan Ada di Kisaran Rp 18.000 Hingga Akhir 2026

HSBC memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS hingga akhir 2026. Proyeksi tersebut didukung oleh respons cepat Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas dan mengendalikan volatilitas pasar keuangan domestik. Penguatan Dolar AS Tekan Rupiah Tekanan terhadap rupiah belakangan ini terutama berasal dari penguatan dolar AS seiring berlanjutnya siklus kenaikan suku…

Pemerintah Siapkan Rp 17 T Untuk Bangun Ekosistem Peternakan

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk membangun ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada tahap awal, lima kawasan peternakan ditargetkan rampung pada 2027 dengan total anggaran sekitar Rp2,2 triliun. Lima Kawasan Peternakan Ditargetkan Rampung 2027 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan lima kawasan peternakan tahap awal akan dikembangkan di Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan…

Pasokan Timur Tengah Mulai Pulih, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 100

  Harga minyak bergerak stabil setelah mencatat penurunan terbesar dalam lebih dari sepekan. Pelemahan terjadi seiring munculnya tanda-tanda pemulihan pasokan minyak dari Timur Tengah yang kini mendekati level sebelum perang, didukung kembali beroperasinya aliran minyak Arab Saudi melalui jaringan pipa yang menghindari Selat Hormuz. Pasokan Timur Tengah Kembali Mendekati Level Sebelum Perang Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bergerak di…

Apakah IHSG Bakal Turun ke Bawah Level 6.000?

IHSG kembali berada di bawah tekanan jual. Setelah kemarin terkoreksi 1,51% ke level 6.147, pada perdagangan hari ini IHSG sempat turun sekitar 2% dan pada pukul 10.06 WIB tercatat melemah 1,70% ke level 6.042. Secara teknikal, pelemahan kemarin membuat IHSG kembali membentuk gap down sekaligus menutup gap sebelumnya di area 6.180–6.200. Tekanan hari ini berpotensi kembali membuka gap down baru.…

Ketidakpastian Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Kembali Naik

Harga minyak kembali menguat selama dua hari berturut-turut di tengah ketidakpastian perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kenaikan harga juga didukung oleh indikasi menguatnya permintaan minyak serta pemulihan sebagian aliran minyak melalui jaringan pipa strategis Arab Saudi. WTI Tembus US$93 per Barel Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 0,9% menjadi US$93,42 per barel untuk pengiriman November…

Bahlil Terbitkan Aturan Baru, Penambang Wajib Pakai Jasa Lokal Bukan Anak Usaha

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperketat ketentuan penggunaan anak perusahaan dan afiliasi dalam kegiatan usaha jasa pertambangan mineral dan batu bara. Melalui aturan terbaru, perusahaan pemegang izin tambang diwajibkan mengutamakan penyedia jasa pertambangan lokal dan tidak dapat menggunakan anak perusahaan atau afiliasi tanpa persetujuan pemerintah. Aturan Baru Penggunaan Anak Perusahaan dan Afiliasi Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri…

BI Proyeksi The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Lagi di Akhir 2026

Bank Indonesia (BI) memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), masih akan menaikkan suku bunga acuannya satu kali lagi pada kuartal IV-2026. Proyeksi tersebut sejalan dengan meningkatnya tekanan inflasi global, terutama akibat lonjakan harga minyak dunia dan penguatan dolar AS. Harga Minyak Kembali Melonjak Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor…

Rupiah Kembali Dekati Level Rp 18.000, Ada Apa?

Nilai tukar rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (28/9/2026). Tekanan terhadap rupiah datang di tengah penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil US Treasury, serta tingginya harga minyak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp17.978 per dolar AS, melemah 0,42% dari perdagangan sebelumnya. Sementara itu, kurs…