Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Jadi Pintu Cuci Uang?

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, berlanjutnya capital outflow dari pasar keuangan domestik, peringatan MSCI terkait status Emerging Market, serta meningkatnya perhatian investor terhadap kepastian regulasi dan…

By Aurelia

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)…

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi…

By Aurelia
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

China Bakal Lakukan Pembatasan Ekspor AI

China mengusulkan pembatasan ekspor teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) canggih, termasuk model AI berukuran besar, kode sumber, bobot model, desain chip, dan klaster komputasi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat kendali Beijing atas teknologi strategis di tengah meningkatnya persaingan dengan Amerika Serikat (AS). Rancangan tersebut mencakup 23 teknologi AI yang berpotensi masuk dalam daftar pengendalian ekspor. Pembatasan akan berlaku untuk teknologi yang…

Tertekan Eksternal & MSCI, BI Bakal Naikkan Suku Bunga di RDG Oktober?

Bank Indonesia (BI) berpeluang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) mendatang apabila pelemahan rupiah berlanjut dan tekanan arus keluar modal meluas ke pasar keuangan domestik. Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada perkembangan nilai tukar, inflasi, arus modal, serta kondisi cadangan devisa Indonesia. Menurut Banjaran, tekanan terhadap rupiah belakangan ini lebih banyak dipengaruhi…

Masih Tersengat Pengumuman MSCI, IHSG Jebol Level 5.000!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Senin (19/10/2026) setelah kekhawatiran terhadap perubahan klasifikasi pasar Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) memicu aksi jual besar pada pekan sebelumnya. Tekanan dari potensi arus keluar dana asing dan pelemahan rupiah turut membayangi pergerakan pasar saham domestik. Pada pembukaan perdagangan sesi I, IHSG langsung merosot 223,23 poin atau 4,31% ke…

IHSG Anjlok Dalam, Emiten Ramai Buyback Saham

Pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendorong sejumlah emiten mengambil langkah untuk mendukung stabilitas harga saham melalui program pembelian kembali saham (buyback). Tiga emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), menyiapkan dana gabungan sebesar Rp2,5 triliun untuk melaksanakan aksi korporasi…

Minta Kejelasan Status Pasar RI, BEI-OJK Siap Temui MSCI Sore Ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan menggelar pertemuan virtual dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin sore (19/10/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperoleh penjelasan langsung mengenai rencana perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, membenarkan agenda pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa BEI dan MSCI akan membahas berbagai…

IMF Ingatkan Indonesia Untuk Jaga Defisit Maksimal 3%

Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) mengingatkan pemerintah Indonesia untuk mempertahankan disiplin fiskal dengan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maksimal 3% terhadap produk domestik bruto (PDB). Batas tersebut dinilai menjadi jangkar penting untuk menjaga kredibilitas kebijakan fiskal dan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF, Krishna Srinivasan, menegaskan bahwa komitmen terhadap batas defisit…

Gara-gara Ancaman MSCI, IHSG Langsung Dibuka Trading Halt!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mengalami penghentian sementara perdagangan (trading halt) sesaat setelah pembukaan pada Jumat (16/10/2026). Langkah ini diambil setelah IHSG merosot tajam di tengah kekhawatiran investor terhadap rencana evaluasi MSCI yang membuka kemungkinan penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG anjlok 469,85 poin atau 8,01% ke level 5.393,92.…

Tertekan Inflasi AS & MSCI, Rupiah Kembali Tembus Rp 18.000

Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (16/10/2026). Rupiah tercatat berada di posisi Rp18.065 per dolar AS, terkoreksi 0,71% di tengah tekanan dari ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan meningkatnya risiko investasi di pasar keuangan Indonesia akibat ancaman penurunan status oleh MSCI. Pelemahan rupiah terjadi di tengah tekanan yang juga melanda…

Imbas MSCI, Yield Surat Utang Indonesia Naik di Semua Tenor

Pasar surat utang Indonesia mengalami tekanan pada Jumat (16/10/2026), menyusul pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membuka konsultasi untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Kekhawatiran terhadap arus keluar modal asing mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset domestik, sehingga imbal hasil atau yield obligasi pemerintah meningkat. Mengutip data Bloomberg pada pukul 09.20 WIB, kenaikan…

MSCI Ancam Turunkan Status Indonesia ke Standalone Market, Investor Harus Apa?

Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan baru setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks saham global, membuka konsultasi untuk mengubah klasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat akhir Juni 2027. Meski belum menjadi keputusan final, langkah ini berpotensi memengaruhi kepercayaan investor global, arus modal asing, dan stabilitas pasar keuangan domestik.  MSCI menilai masih…