Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Jadi Pintu Cuci Uang?

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, berlanjutnya capital outflow dari pasar keuangan domestik, peringatan MSCI terkait status Emerging Market, serta meningkatnya perhatian investor terhadap kepastian regulasi dan

By Aurelia

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Selat Hormuz Jadi Perhatian, Sanksi Ekonomi Baru AS Untuk Iran Segera Diumumkan

Amerika Serikat (AS) bersiap mengumumkan paket sanksi ekonomi baru terhadap Iran sebagai bagian dari upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Senin (24/8/2026) untuk menjelaskan rincian kebijakan tersebut. Bessent menggambarkan langkah ini sebagai bagian dari kampanye isolasi ekonomi berskala sangat besar terhadap Iran. Dalam artikel opini di

Siap-siap, Menanti Pidato Kevin Warsh di Jackson Hole Simposium

Pelaku pasar global kini mengarahkan perhatian ke pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat (28/8/2026). Investor menunggu sinyal yang lebih jelas mengenai bagaimana bank sentral Amerika Serikat akan merespons inflasi yang masih berada di atas target 2% sekaligus menghadapi perlambatan ekonomi. Pidato tersebut akan menjadi penampilan penting pertama Warsh sebagai pemimpin

BI Imbau Bank Tak Pasarkan SRBI ke Nasabah Ritel dan Non-Bank

Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan bahwa Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) merupakan instrumen operasi moneter yang ditujukan terutama untuk mengelola likuiditas perbankan, memperdalam pasar uang, serta mendukung masuknya investasi portofolio asing. Karena itu, BI mengimbau perbankan agar tidak memasarkan SRBI maupun instrumen moneter lainnya kepada nasabah ritel, korporasi, serta lembaga keuangan nonbank, baik secara langsung maupun tidak langsung. Direktur Eksekutif

Peringatkan Krisis Utang AS, Ray Dalio Sarankan Beli Emas dan Bitcoin

Miliarder dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, kembali memperingatkan investor mengenai meningkatnya risiko krisis utang Amerika Serikat (AS). Menurutnya, tekanan fiskal AS berpotensi semakin serius dan dapat memicu krisis utang dalam dua hingga tiga tahun mendatang apabila pemerintah tidak segera memperbaiki kondisi anggaran. Dalam unggahan di LinkedIn pada Jumat (21/8), Dalio menyarankan investor untuk mengurangi ketergantungan terhadap obligasi dan melakukan

Rupiah Akhirnya Menguat di Bawah Level 17.700, Apa Pendorongnya?

Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini. Penguatan tersebut memperpanjang tren positif rupiah dalam tiga perdagangan sebelumnya sekaligus membawa mata uang Garuda bertahan di bawah level Rp17.700 per dolar AS. Mengacu pada data Refinitiv, rupiah pada pembukaan perdagangan Senin (24/8/2026) menguat 0,03% ke level Rp17.680/US$. Sebelumnya, rupiah ditutup menguat 0,31% pada Jumat

BEI Berencana Hapus Saham Gocap, Harga Bisa ke Rp 1

Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus batas minimum harga saham Rp50 per saham yang selama ini menjadi batas bawah perdagangan saham di pasar reguler dan dikenal sebagai saham gocap. Jika aturan tersebut diterapkan, harga saham berpotensi diperdagangkan hingga level Rp1 per saham. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan perubahan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi likuiditas dan

Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp 3 juta Per Unit

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk program insentif pembelian motor listrik nasional. Besaran insentif yang direncanakan mencapai Rp3 juta per unit, lebih rendah dibandingkan rencana sebelumnya yang sempat disebut sebesar Rp5 juta per unit. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penyesuaian tersebut mempertimbangkan potensi penyerapan program yang belum maksimal pada tahun ini. Pemerintah juga melihat kapasitas produksi motor listrik

Menko Airlangga Targetkan 360 Ton Emas WNI Masuk Bank Emas

Pemerintah mendorong semakin banyak emas milik masyarakat Indonesia masuk ke dalam sistem keuangan melalui bank emas. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan sekitar 360 ton emas milik masyarakat dapat dialihkan dari simpanan pribadi ke instrumen keuangan atau perbankan. Target tersebut setara dengan sekitar 20% dari total kepemilikan emas masyarakat Indonesia yang diperkirakan mencapai 1.800 ton dengan nilai sekitar US$252

Yield Obligasi AS Kembali Naik, Buyback Gagal Tahan Kenaikan Yield

Langkah mengejutkan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) untuk memperbesar pembelian kembali atau buyback surat utang ternyata belum mampu menghentikan kenaikan imbal hasil US Treasury. Setelah sempat memberikan sentimen positif pada Rabu (19/8), yield kembali bergerak naik pada Kamis (20/8). Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan di pasar obligasi AS tidak hanya berasal dari persoalan likuiditas. Investor juga masih mengkhawatirkan inflasi, defisit

AS Ancam Sanksi Ekonomi Untuk Iran, Harga Minyak Naik Lagi

Harga minyak mentah kembali menguat dan berada di jalur kenaikan mingguan yang signifikan setelah Amerika Serikat (AS) memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. Ancaman sanksi baru tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi dari Timur Tengah, terutama di tengah ketegangan yang masih berlangsung di sekitar Selat Hormuz. Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2026 diperdagangkan di kisaran