Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Indonesia Cuma Jadi Buruh di Tambang Nikel Sendiri?

Selama bertahun-tahun, publik dibuat yakin kalau larangan ekspor bijih nikel sejak 2020 bakal jadi titik balik. Ditambah lagi pembangunan smelter dan fasilitas HPAL yang masif, Indonesia digambarkan akan

By Zikri Habibi

Bukan Emas Dan Minyak, Tembaga Jadi Pemenang Tak Terduga di Tengah Perang AS–Iran?

Jalur laut yang biasanya membawa 20% minyak dunia kini mengalami gangguan signifikan. AS melakukan blokade, Iran mengancam AS menggunakan selat hormuz, perundingan damai di Pakistan berakhir tanpa hasil.

By Zikri Habibi

Kalau Jepang Naikkan Suku Bunga, Likuiditas Global Bakal Mengering?

Bank of Japan (BOJ) akan menggelar pertemuan kebijakan berikutnya pada 27-28 April 2026. Sebelumnya, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga berada di kisaran 60–70%, didorong oleh inflasi yang

By Aurelia Tanu
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

Purbaya Siapkan Rp 2 T per Hari Buat Borong SBN, Baru Terealisasi Rp 600 Miliar

Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan dana hingga Rp2 triliun per hari untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder sebagai langkah menjaga stabilitas pasar obligasi di tengah volatilitas global dan tekanan terhadap rupiah. Namun hingga saat ini, realisasi pembelian masih relatif kecil, hanya sekitar Rp600 miliar. Menurut Purbaya, hal tersebut menunjukkan tekanan jual di pasar obligasi domestik masih terbatas. “Kalau

APBN RI Cetak Defisit Rp 164.4 Triliun di April 2026

Kementerian Keuangan Republik Indonesia melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April 2026 mencatat defisit sebesar Rp164,4 triliun atau 0,64% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Meskipun masih defisit, posisi ini membaik dibanding Maret 2026 yang mencatat defisit 0,93% terhadap PDB. Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa defisit tersebut masih jauh di bawah target APBN 2026 sebesar 2,68% terhadap PDB,

Trump Mau Serang Iran Lagi Jika Tak Ada Kesepakatan Damai

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat masih membuka kemungkinan melakukan serangan militer terhadap Iran apabila tidak tercapai kesepakatan damai dalam beberapa hari ke depan. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa ia tetap lebih memilih solusi diplomatik dibandingkan opsi militer. Trump mengungkapkan bahwa dirinya sempat hampir memerintahkan serangan terhadap Iran, tetapi menunda keputusan tersebut setelah menerima proposal baru dari Teheran yang

Rupiah Masih Tertekan, BI Diproyeksikan Naik Suku Bunga

Pelemahan rupiah yang berlanjut hingga menembus kisaran Rp17.600–Rp17.700 per dolar AS meningkatkan spekulasi bahwa Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,00% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 19–20 Mei 2026. Ekspektasi tersebut muncul di tengah tekanan eksternal yang semakin kuat, termasuk penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak akibat konflik Timur Tengah, serta

Waspada, Ada Pidato Prabowo di DPR dan Rapat Suku Bunga BI Hari Ini

IDX Composite (IHSG) berpotensi kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (20/5/2026) setelah anjlok 3,46% ke level 6.370,68 pada sesi sebelumnya. Secara teknikal, indeks diperkirakan menguji area support penting di kisaran 6.260–6.300 di tengah tingginya ketidakpastian domestik. Sentimen negatif datang dari kombinasi faktor internal, mulai dari pelemahan rupiah ke rekor terendah, rumor kebijakan pembatasan ekspor komoditas, hingga meningkatnya kekhawatiran terhadap arah

Ada Rumor Pemerintah Mau Bentuk Badan Ekspor Komoditas, IHSG Langsung Anjlok 4% Lebih!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,05% ke level 6.333 pada perdagangan sesi II, Selasa (19/5/2026), setelah pasar diguncang rumor bahwa pemerintah akan membentuk badan khusus yang menjadi satu-satunya pintu ekspor komoditas strategis Indonesia. Namun, perlu ditekankan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman atau pernyataan resmi dari pemerintah terkait kebijakan tersebut. Informasi yang beredar masih bersumber dari rumor pasar

Purbaya Pastikan Ekonomi Saat Ini Berbeda dengan Krisis Moneter 1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini sangat berbeda dibanding krisis moneter 1997–1998, meskipun nilai tukar rupiah telah menyentuh level terlemah sepanjang sejarah di atas Rp17.600 per dolar Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran pelaku pasar setelah rupiah ditutup di level Rp17.656 per dolar AS pada perdagangan Senin (18/5/2026), sekaligus mencatat rekor pelemahan

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Anggota DPR Minta Bos BI Mundur

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah memicu kritik keras dari parlemen. Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio secara terbuka meminta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri setelah rupiah menembus level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat, level terlemah sepanjang sejarah. Dalam rapat kerja bersama Bank Indonesia, Primus menilai pelemahan rupiah telah menggerus kepercayaan pasar dan mencoreng kredibilitas bank sentral.

Trump Bakal Lantik Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed Baru pada Jumat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan melantik Kevin Warsh sebagai Ketua baru Federal Reserve pada Jumat, 22 Mei 2026, dalam upacara resmi di Gedung Putih. Dengan pelantikan ini, Warsh akan resmi menjadi Ketua The Fed ke-17 dan menggantikan Jerome Powell, yang saat ini menjabat sebagai ketua sementara setelah masa jabatannya berakhir pekan lalu. Resmi Disahkan Senat Sebelumnya, Senat AS telah

Harga Minyak Turun Usai Trump Tunda Serangan ke Iran

Harga minyak dunia bergerak turun tajam pada perdagangan Asia Selasa (19/5/2026) setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan militer terhadap Iran. Keputusan tersebut memberi harapan bahwa jalur diplomasi masih terbuka dan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah untuk sementara mereda. Kontrak Brent Crude pengiriman Juli turun US$3,01 atau 2,7% ke US$109,09 per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI)