Terbaru

NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Patriot Bond dan Merah Putih Bond: Jadi Pintu Cuci Uang?

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, berlanjutnya capital outflow dari pasar keuangan domestik, peringatan MSCI terkait status Emerging Market, serta meningkatnya perhatian investor terhadap kepastian regulasi dan

By Aurelia

BI Sudah Naikkan Suku Bunga 100 Bps, Harga Obligasi Sudah Murah?

Dalam waktu kurang dari satu bulan, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps). Dimulai dari kenaikan 50 bps pada Rapat Dewan Gubernur (RDG)

By Aurelia

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.900, Apakah Indonesia Masih Baik-baik Saja?

Pada 28 Mei 2026, Rupiah sempat menyentuh level terendah di Rp17.906 per dolar AS pada pukul 10.58 WIB sebelum akhirnya ditutup di Rp17.845 per dolar AS. Dibandingkan posisi

By Aurelia
NamaHargaPersentase (%)Harga PenutupanHarga PembukaanPersentase Buka (%)TinggiRendahVolumeWaktu

Berita Untuk Anda

IHSG Anjlok Hampir 2%, Apa Lagi Penyebabnya?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (22/9). Pada pukul 15.32 WIB, IHSG tercatat turun 1,89% ke level 6.266, sebelum akhirnya ditutup melemah 1,69% ke level 6.277. Pelemahan tersebut membawa IHSG semakin mendekati area psikologis 6.200. Pelemahan hampir 2% tersebut terjadi di tengah minimnya katalis positif bagi pasar. Investor menghadapi kombinasi tekanan dari arah

Revisi RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui, Dapat Tambahan 15-20 Juta Ton

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Persetujuan tersebut mencakup tambahan kuota produksi batu bara sekitar 15 juta hingga 20 juta ton. Persetujuan diterbitkan setelah ketiga anak usaha Bayan Group dinyatakan memenuhi persyaratan teknis dalam proses evaluasi dokumen RKAB. Direktur Jenderal Mineral dan

Vietnam Sebut Kesepakatan Dagang dengan AS Sudah Sangat Dekat

Negosiasi perdagangan antara Vietnam dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah Vietnam menyebut kesepakatan dagang kedua negara kini sudah mendekati tahap akhir dan berpeluang ditandatangani dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan pemimpin Vietnam To Lam setelah bertemu dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Jamieson Greer di New York, AS, Senin (21/9/2026) waktu setempat. Pertemuan berlangsung di sela agenda Lam menghadiri

Pejabat The Fed Musalem Beri Sinyal Suku Bunga AS Bakal Naik Lagi

Pejabat Federal Reserve Bank of St. Louis Alberto Musalem memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga tambahan masih diperlukan untuk membawa inflasi Amerika Serikat (AS) kembali ke target 2%. Musalem menilai tekanan inflasi masih cukup tinggi karena permintaan domestik yang tetap kuat serta tekanan dari sisi pasokan yang kembali muncul. Menurutnya, tanpa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut, risiko inflasi berada jauh

Jelang Rapat Suku Bunga BI, Rupiah Dekati Level Rp 17.900

Rupiah kembali melemah pada perdagangan Selasa (22/9/2026), sementara mayoritas mata uang Asia bergerak menguat. Tekanan terhadap rupiah terjadi menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Rabu (23/9/2026). Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp17.868/US$. Tekanan kemudian berlanjut. Pada pukul 09.05 WIB, rupiah tercatat melemah 0,25% ke Rp17.883/US$. Di pasar non-deliverable forward (NDF), rupiah

Ada Harapan Diplomasi AS-Iran, Harga Minyak Turun ke US$ 100

Harga minyak mentah merosot ke level terendah dalam hampir dua pekan pada awal perdagangan pekan ini. Penurunan dipicu meningkatnya harapan terhadap kemajuan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menjelang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta tanda-tanda pemulihan sebagian pengiriman minyak Arab Saudi. Pada Senin (21/9/2026), harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak November 2026 ditutup anjlok US$3,53 atau 3,4%

Prabowo Sebut Indonesia Bakal Produksi Bensin dari Batu Bara

Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor. Selain mengembangkan bahan bakar berbasis kelapa sawit, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemanfaatan batu bara sebagai bahan baku untuk memproduksi bensin. Rencana tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan

Vietnam Resmi Masuk Indeks Emerging Market FTSE, Dana Asing Siap Masuk

Pasar saham Vietnam mencatat tonggak penting setelah saham-saham negara tersebut resmi masuk ke dalam indeks emerging market milik FTSE Russell pada Senin (21/9/2026). Peningkatan status ini diperkirakan dapat membuka potensi aliran dana asing hingga US$6 miliar ke pasar saham Vietnam. Langkah tersebut menjadi hasil dari serangkaian reformasi yang dilakukan pemerintah Vietnam untuk meningkatkan akses dan daya tarik pasar modal bagi

Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kementrian Keuangan Hari Ini

Harga minyak mentah kembali melemah pada awal perdagangan Senin (21/9/2026), seiring investor mencermati pemulihan ekspor minyak Arab Saudi di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah yang masih berlangsung. Mengutip Reuters, harga minyak Brent untuk kontrak berjangka turun 81 sen atau 0,78% menjadi US$103,06 per barel pada pukul 00.31 GMT. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS turun 89 sen

Sinyal Diplomasi AS-Iran, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 104

Harga minyak mentah kembali melemah pada awal perdagangan Senin (21/9/2026), seiring pasar mencermati pemulihan ekspor minyak Arab Saudi dan peluang perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Namun, risiko gangguan pasokan masih membayangi karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah belum mereda. Brent Turun ke US$103,06 per Barel Harga minyak Brent untuk kontrak berjangka turun 81 sen atau 0,78% menjadi