[Medan | 2 April 2026] IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 1,92% ke level 7.184,43 pada perdagangan Rabu (1/4), mencerminkan rebound setelah tekanan dalam beberapa hari sebelumnya. Penguatan ini didukung oleh aktivitas pasar yang cukup solid dengan volume transaksi mencapai 21,14 miliar saham dan nilai transaksi Rp16,27 triliun, serta didominasi oleh 475 saham yang menguat. Meski demikian, secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam fase downtrend, sehingga kenaikan saat ini lebih bersifat jangka pendek.
Sentimen Global Dorong Risk Appetite
Penguatan IHSG tidak lepas dari perbaikan sentimen global, terutama setelah pernyataan Donald Trump yang membuka peluang de-eskalasi konflik Iran dalam beberapa minggu ke depan. Hal ini mendorong penguatan bursa global dan meningkatkan risk appetite investor terhadap aset berisiko. Namun, di sisi lain, penguatan harga emas dan dolar AS menunjukkan bahwa pasar masih menyimpan kekhawatiran terhadap risiko geopolitik, sehingga sentimen yang terbentuk cenderung campuran.
Fundamental Domestik Masih Terbatas
Dari dalam negeri, data ekonomi menunjukkan sinyal yang relatif mixed. PMI manufaktur yang berada di level 50,1 mengindikasikan ekspansi yang mulai terbatas, sementara surplus neraca perdagangan mengalami penurunan secara tahunan. Di sisi positif, inflasi yang lebih rendah memberikan ruang bagi stabilitas daya beli. Namun, aliran dana asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp162 miliar, terutama pada saham perbankan, yang mencerminkan sikap investor global yang masih cenderung berhati-hati terhadap pasar Indonesia.
Outlook Jangka Pendek Cenderung Terbatas
Menjelang long weekend, pergerakan IHSG diperkirakan cenderung terbatas dengan kecenderungan menguat tipis, seiring pelaku pasar yang memilih wait and see terhadap perkembangan lanjutan konflik Timur Tengah. Selama narasi de-eskalasi masih terjaga, peluang penguatan tetap terbuka, namun tanpa dukungan inflow asing yang kuat, kenaikan diperkirakan tidak akan terlalu agresif. Secara teknikal, IHSG bergerak dalam rentang support 7.122–7.157 dan resistance 7.200–7.300.

