[Medan | 2 April 2026] Kalbe Farma (KLBF) berencana melakukan aksi pembelian kembali saham (buyback) dengan menyiapkan dana hingga Rp500 miliar. Program ini akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 2 April hingga 2 Juli 2026, dengan biaya tambahan seperti broker dan lainnya dibatasi maksimal 0,1% dari total nilai buyback.
Sumber Dana & Dampak Keuangan
Perseroan akan menggunakan dana internal untuk mendanai aksi ini. Dampak finansial diperkirakan relatif terbatas, dengan potensi penurunan pendapatan bunga sekitar Rp5,9 miliar setelah periode buyback selesai, yang dinilai tidak material terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Implikasi terhadap Laba & EPS
Secara proforma, laba per saham (EPS) diperkirakan meningkat menjadi Rp81,19 dibandingkan realisasi tahun buku 2025 sebesar Rp80,51. Kenaikan ini didorong oleh berkurangnya jumlah saham beredar akibat buyback, yang secara teknikal memperbaiki rasio profitabilitas per saham.
Sinyal ke Investor
Langkah buyback ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap valuasi saham KLBF yang dinilai masih undervalued secara fundamental. Selain itu, aksi ini juga memberikan fleksibilitas bagi perseroan dalam pengelolaan struktur modal, di mana saham treasury dapat dimanfaatkan kembali di masa depan untuk kepentingan strategis.

