[Medan | 27 Januari 2026] Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penyesuaian konstituen indeks LQ45 untuk periode 2 Februari hingga 30 April 2026. Dalam rebalancing kali ini, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) resmi masuk ke dalam indeks saham paling likuid tersebut, sementara saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dikeluarkan dari LQ45.
Berdasarkan pengumuman BEI, BREN menjadi penghuni baru LQ45 dengan bobot sebesar 6,83%. Saham milik konglomerat Prajogo Pangestu ini tercatat memiliki rasio free float sebesar 12,30%, dengan jumlah saham yang diperhitungkan dalam indeks pasca-evaluasi mencapai 16,45 miliar saham.
Perubahan komposisi ini mulai berlaku efektif pada 2 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 30 April 2026.
Selain LQ45, BEI juga melakukan rebalancing pada indeks utama lainnya, yakni IDX30 dan IDX80. Pada indeks IDX30, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) masuk sebagai konstituen baru, menggantikan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
Sementara itu, pada indeks IDX80, saham BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masuk ke dalam daftar konstituen. Ketiganya menggantikan saham PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) yang keluar dari indeks tersebut.
Berikut rangkuman perubahan konstituen indeks untuk periode 2 Februari hingga 30 April 2026:
LQ45
Masuk: BREN
Keluar: ACES
IDX30
Masuk: BUMI, EMTK
Keluar: ITMG, SMGR
IDX80
Masuk: BREN, CUAN, HRTA
Keluar: AVIA, LSIP, PNBN

