IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Belum Ada Deal Jelang Batas Deadline, Trump Bakal Serang Iran?

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ uk.news.yahoo.com
SHARE

[Medan | 7 April 2026] Pasar global bergerak fluktuatif menjelang tenggat waktu ultimatum dari Donald Trump kepada Iran. Hingga mendekati deadline, belum ada kesepakatan konkret, sementara risiko eskalasi militer masih tinggi. Ketidakpastian ini membuat investor cenderung wait and see, dengan pergerakan aset global yang cenderung mixed.

Minyak Tetap Tinggi di Tengah Ketegangan

Harga minyak Brent sempat terkoreksi namun tetap bertahan di bawah US$110 per barel, mencerminkan risk premium yang masih tinggi. Fokus utama tetap pada Selat Hormuz, di mana kebebasan navigasi menjadi syarat utama dari AS. Selama jalur ini belum sepenuhnya terbuka, pasar energi akan tetap dalam kondisi ketat.

Pasar Saham Relatif Resilient

Di tengah ketegangan, bursa Asia justru menguat dengan indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,7%, didorong sektor teknologi. Saham teknologi dinilai lebih defensif terhadap konflik energi, tercermin dari kenaikan Samsung Electronics yang menguat setelah laporan kinerja solid. Futures saham AS juga relatif stabil, menunjukkan investor belum sepenuhnya pricing worst-case scenario.

Negosiasi Buntu, Risiko Eskalasi Meningkat

Iran melalui kantor berita IRNA dilaporkan menolak proposal gencatan senjata dan mengajukan syarat yang lebih kompleks, termasuk pencabutan sanksi dan jaminan jalur aman permanen. Di sisi lain, Trump tetap mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran jika tuntutan tidak dipenuhi, meningkatkan probabilitas konflik terbuka dalam jangka sangat pendek.

Sentimen Makro Masih Jadi Penopang

Di luar geopolitik, data ekonomi AS menunjukkan sinyal campuran. Sektor jasa mulai melambat, namun pasar tenaga kerja masih solid. Kondisi ini membuat Federal Reserve cenderung mempertahankan stance “higher for longer”, yang menahan ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Pasar saat ini berada di persimpangan antara de-eskalasi vs escalation risk. Selama belum ada kepastian, volatilitas akan tetap tinggi.

 

You Might Also Like

Isu Alien Kembali Dibahas, Trump Minta Data UFO Dibuka

Purbaya Mau Akuisisi dan Ubah PNM Jadi Bank UMKM

Ini Daftar Negara yang Direstui Iran Melewati Selat Hormuz

OPEC+ Sepakat Naikkan Kuota Produksi 206.000 Barel per Hari

Yield Obligasi Jepang Naik ke Level Tertinggi 27 Tahun, Apa Dampaknya?

TAGGED: deadline Trump, gencatan senjata, perang iran-AS
Aurelia Tanu April 7, 2026 April 7, 2026
Previous Article Minyak Naik, Harga Ditahan: Strategi Cerdas atau Risiko Fiskal Tersembunyi?
Next Article Ini Daftar Negara yang Direstui Iran Melewati Selat Hormuz
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?