IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Harga Emas Sudah Tembus US$ 5,200 Lagi

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ investopedia.com
SHARE

[Medan | 24 Februari 2026] Harga emas dan perak kembali mencatatkan penguatan signifikan dan menembus level psikologis baru. Emas mencapai posisi tertinggi dalam tiga minggu terakhir seiring meningkatnya ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang kembali memicu perburuan aset aman (safe haven).

Contents
Pergerakan Harga TerkiniSafe Haven Kembali DiburuTrump Kembali Tekan Kebijakan TarifProspek Jangka Menengah Masih PositifData Ekonomi AS Jadi Perhatian PasarEmas Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian

Pada perdagangan Senin (23/2/2026), harga emas dunia melonjak 2,5% ke level US$5.231,2 per troy ons. Kenaikan tersebut memperpanjang reli emas selama empat hari berturut-turut dengan akumulasi penguatan sekitar 7,4%, sekaligus mengukuhkan posisi emas di atas level psikologis US$5.200 per troy ons.

Pergerakan Harga Terkini

Pada perdagangan Selasa (24/2/2026) hingga pukul 06.30 WIB, harga emas di pasar spot terpantau terkoreksi tipis 0,13% ke posisi US$5.237,89 per troy ons. Meski melemah secara intraday, harga emas masih bertahan di area tinggi yang mencerminkan kuatnya sentimen lindung nilai.

Safe Haven Kembali Diburu

Penguatan harga emas lebih dari 2% pada Senin dipicu oleh meningkatnya permintaan aset aman, menyusul ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan AS. Trump sebelumnya menyatakan akan menaikkan tarif impor setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan menentang sebagian kebijakan pungutan tarif sebelumnya.

“Ada banyak persoalan ekonomi dan politik global saat ini. Dengan aktivitas pasar yang kembali normal setelah libur Tahun Baru Imlek, kami melihat potensi harga emas bergerak lebih agresif dalam waktu dekat,” ujar Managing Partner CPM Group, Jeffrey Christian, kepada Reuters.

Trump Kembali Tekan Kebijakan Tarif

Pada hari Senin, Trump kembali melontarkan kritik terhadap putusan Mahkamah Agung, setelah pada akhir pekan lalu mengumumkan rencana kenaikan tarif sementara atas seluruh impor AS dari 10% menjadi 15%, yang merupakan batas maksimum sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, China daratan—sebagai salah satu konsumen emas terbesar dunia—masih libur dalam rangka Tahun Baru Imlek dan baru kembali beroperasi pada Selasa. Kondisi ini berpotensi mendorong tambahan permintaan fisik emas dalam beberapa hari ke depan.

Prospek Jangka Menengah Masih Positif

Christian menilai dalam horizon beberapa kuartal ke depan, tren harga emas masih cenderung menguat dan berpeluang mencetak rekor baru. Ketidakpastian geopolitik, kebijakan perdagangan, serta dinamika suku bunga global menjadi faktor utama pendukung reli lanjutan emas.

Data Ekonomi AS Jadi Perhatian Pasar

Data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi inti AS tercatat lebih tinggi dari perkiraan pada Desember, sementara pertumbuhan ekonomi AS melambat tajam pada kuartal IV. Kombinasi ini berpotensi menahan The Federal Reserve untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Pelaku pasar kini menantikan pernyataan sejumlah pejabat The Fed dalam pekan ini guna memperoleh kejelasan arah kebijakan moneter, serta memantau perkembangan geopolitik, termasuk dinamika hubungan antara AS dan Iran.

Emas Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian

Sebagai aset lindung nilai, emas cenderung tampil solid di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, serta umumnya berkinerja lebih baik ketika suku bunga berada di level rendah atau ekspektasi penurunan suku bunga menguat.

 

You Might Also Like

APBN Defisit Rp 54,6 Triliun di Januari 2026

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp 200 Triliun di Bank Himbara Sampai September 2026

Potensi Perang Iran-AS Menguat, Investor Harus Apa?

RI-AS Raih Kesepakatan Dagang, Sektor Apa Saja yang Diuntungkan?

GDP AS Hanya Tumbuh 1,4% di Kuartal IV-2025, Suku Bunga Bisa Dipangkas Lebih Cepat?

TAGGED: harga emas, harga emas ath
Aurelia Tanu February 24, 2026 February 24, 2026
Previous Article APBN Defisit Rp 54,6 Triliun di Januari 2026
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?