IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Ini Daftar Negara yang Direstui Iran Melewati Selat Hormuz

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ rnz.co.nz
SHARE

[Medan | 7 April 2026] Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang telah memasuki bulan kedua masih menekan jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz yang menyumbang sekitar 20% pasokan minyak dunia. Meski secara umum akses dibatasi, Iran mulai memberikan izin terbatas kepada sejumlah negara yang dianggap “bersahabat”.

Indonesia sendiri masih menghadapi kendala, dengan dua kapal tanker milik Pertamina, Pertamina Pride dan Gamsunoro, belum dapat melintas. Pemerintah melalui jalur diplomasi masih berupaya mendapatkan izin aman dari otoritas Iran.

Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa jalur tetap terbuka bagi negara tertentu, namun risiko keamanan dan keterbatasan asuransi membuat banyak perusahaan pelayaran tetap menahan diri untuk melintas.

Negara yang Diizinkan Melintas

Iran telah memberikan akses kepada kapal dari beberapa negara berikut:

  • China → Kapal kontainer dan tanker mulai kembali melintas dengan fasilitasi khusus
  • Thailand → Kapal Bangchak berhasil keluar setelah sempat tertahan
  • Malaysia → Sekitar 7 kapal tanker telah diizinkan melintas
  • Jepang → Kapal LNG berhasil melewati selat
  • Irak → Dikecualikan, berpotensi membuka ekspor hingga 3 juta barel/hari
  • Filipina → Dijamin pelayaran aman oleh Iran
  • Pakistan → Tambahan 20 kapal diizinkan melintas
  • India → Kapal LPG berhasil keluar dari Teluk Persia
  • Bangladesh → 6 kapal mendapat izin resmi
  • Turki → Kapal mulai lolos setelah mendapat izin
  • Oman → Beberapa VLCC dan LNG carrier telah melintas
  • Rusia → Diizinkan sebagai negara sekutu

Kebijakan selektif ini menunjukkan bahwa Iran menggunakan Selat Hormuz sebagai alat negosiasi geopolitik, bukan sekadar blokade total. Akses terbatas menjaga tekanan terhadap Barat, namun tetap mempertahankan aliran minyak ke negara-negara mitra.

 

You Might Also Like

Isu Alien Kembali Dibahas, Trump Minta Data UFO Dibuka

Purbaya Mau Akuisisi dan Ubah PNM Jadi Bank UMKM

Belum Ada Deal Jelang Batas Deadline, Trump Bakal Serang Iran?

OPEC+ Sepakat Naikkan Kuota Produksi 206.000 Barel per Hari

Yield Obligasi Jepang Naik ke Level Tertinggi 27 Tahun, Apa Dampaknya?

TAGGED: kapal, selat hormuz
Aurelia Tanu April 7, 2026 April 7, 2026
Previous Article Belum Ada Deal Jelang Batas Deadline, Trump Bakal Serang Iran?
Next Article Purbaya Mau Akuisisi dan Ubah PNM Jadi Bank UMKM
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?