IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Iran Buka Akses Terbatas Selat Hormuz, Kapal Negara Mana yang Boleh Lewat?

By Aurelia Tanu 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ abc.net.au
SHARE

[Medan | 26 Maret 2026] Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap dibuka secara terbatas di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Namun, akses pelayaran kini bersifat selektif, hanya diberikan kepada negara yang dianggap tidak berpihak pada musuh serta mematuhi protokol keamanan yang ditetapkan Teheran.

Langkah ini mencerminkan perubahan signifikan dalam dinamika jalur perdagangan energi global, di mana faktor geopolitik kini secara langsung menentukan akses terhadap chokepoint strategis dunia.

Akses Selektif: Siapa yang Diizinkan Melintas?

Pemerintah Iran menyatakan bahwa kapal dari negara yang tidak mendukung operasi militer terhadap Iran dan tidak memfasilitasi kepentingan musuh tetap diperbolehkan melintas. Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang kapalnya berhasil melewati jalur tersebut.

Selain itu, kapal tanker dari India juga dilaporkan telah memperoleh izin setelah adanya komunikasi diplomatik antara New Delhi dan Teheran. Namun demikian, masih terdapat puluhan kapal berbendera India yang tertahan di kawasan Teluk Persia, menunjukkan bahwa akses belum sepenuhnya normal.

Di sisi lain, muncul indikasi bahwa Iran dapat memberikan preferensi kepada transaksi energi yang tidak menggunakan dolar AS, termasuk yang menggunakan yuan. Jika terkonfirmasi, kebijakan ini berpotensi menjadi langkah strategis dalam mendorong dedolarisasi perdagangan energi global.

Selat Hormuz sebagai Instrumen Geopolitik

Sebagai jalur yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia, Selat Hormuz memiliki peran krusial dalam stabilitas energi global. Dalam situasi konflik, kontrol atas jalur ini memberikan leverage signifikan bagi Iran terhadap pasar global.

Kebijakan pembatasan akses ini menunjukkan bahwa Selat Hormuz tidak lagi sekadar jalur logistik, tetapi telah menjadi instrumen tekanan geopolitik. Dengan kata lain, risiko gangguan pasokan kini bukan hanya berasal dari kerusakan fisik, tetapi juga dari kebijakan selektif berbasis politik.

 

 

You Might Also Like

Pasukan AS Bergerak ke Iran, Bakal Ada Perang Darat?

Trump Kirim 15 Poin Proposal Damai Untuk Akhiri Perang Iran

Berbalik Arah, The Fed Diperkirakan Bakal Naikkan Suku Bunga?

Waspada Krisis Perang AS-Iran, Rupiah Bisa Tembus Rp 20.000 per Dolar?

Kenapa Harga Emas Malah Anjlok di Tengah Perang?

TAGGED: iran akses selat hormuz, selat hormuz
Aurelia Tanu March 26, 2026 March 26, 2026
Previous Article CUAN dan PTRO Bidik Tambang Emas Papua Nugini
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?