IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Kesepakatan Tarif RI-AS Tinggal Tunggu Pertemuan Trump dan Prabowo

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ metrotvnews.com
SHARE

[Medan | 30 Januari 2026] Pemerintah memastikan penandatanganan kesepakatan hasil negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) ditargetkan rampung pada pekan kedua Februari 2026. Dengan demikian, penyelesaian kerja sama dagang kedua negara kembali mengalami penundaan dari target semula pada akhir Januari 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan terakhir dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, penyelesaian kesepakatan diperkirakan berlangsung pada pertengahan Februari. Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah penandatanganan perjanjian tersebut akan dilakukan melalui kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS atau dalam format pertemuan lain dengan Presiden AS Donald Trump.

Penundaan jadwal tersebut disebabkan masih berlangsungnya proses pencarian titik temu pada sejumlah poin negosiasi yang dinilai krusial oleh kedua pihak. Pemerintah menegaskan bahwa upaya perundingan terus dilakukan secara intensif guna memastikan kesepakatan yang dicapai bersifat seimbang dan saling menguntungkan.

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump akan menandatangani kesepakatan tarif perdagangan sebelum akhir Januari 2026. Rencana tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah pertemuan dengan perwakilan dagang AS atau United States Trade Representative (USTR) di Washington pada periode 17–22 Desember 2025.

Dalam pertemuan tersebut, tim teknis kedua negara mulai menyusun dokumen hukum dan teknis yang menjadi dasar perjanjian dagang. Kerangka kesepakatan yang dibahas tetap mengacu pada leaders declaration yang disepakati pada 22 Juli lalu, termasuk pengurangan tarif dari sebelumnya 32% menjadi 19%.

Kesepakatan tersebut diarahkan untuk menciptakan keseimbangan akses pasar antara produk Indonesia dan Amerika Serikat, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi ekspor Indonesia ke pasar AS. Pemerintah menegaskan bahwa perjanjian ini bersifat komersial dan strategis, tanpa membatasi kebijakan ekonomi nasional maupun melanggar kedaulatan Indonesia.

Penundaan penyelesaian kesepakatan tarif ini bukan kali pertama terjadi. Sejak joint statement yang diumumkan pada akhir Juli, pemerintah semula menargetkan kesepakatan rampung pada Oktober 2025. Target tersebut kemudian bergeser ke akhir Desember, lalu kembali diundur menjadi Januari 2026, sebelum akhirnya ditargetkan selesai pada Februari 2026.

Dalam laporan Financial Times sebelumnya, AS menilai Indonesia belum sepenuhnya memenuhi komitmen penghapusan hambatan nontarif terhadap ekspor industri dan pertanian AS, serta menyoroti isu perdagangan digital. Selain itu, terdapat perbedaan pandangan terkait klausul tertentu yang dinilai Indonesia berpotensi melanggar kedaulatan ekonomi nasional.

Pemerintah Indonesia membantah adanya pelanggaran kesepakatan tersebut dan menegaskan bahwa perundingan masih berjalan tanpa hambatan spesifik. Dinamika yang terjadi selama proses negosiasi dipandang sebagai hal yang wajar dalam perjanjian dagang berskala besar, dengan komitmen untuk menyelesaikan kesepakatan secara berimbang dan saling menguntungkan bagi kedua negara.

 

 

You Might Also Like

Pemerintah Siapkan Insentif Rp 13 Triliun Untuk Libur Lebaran 2026

Cegah Shutdown AS, Trump dan Demokrat Capai Kesepakatan Sementara

Terkait IHSG Trading Halt, Purbaya Bilang Nanti Akan Rebound

Cetak Rekor Lagi! Harga Emas Tembus US$5.500

Sesuai Ekspetasi, The Fed Kembali Tahan Suku Bunga di Level 3,5-3,75%

TAGGED: kesepakatan tarif, tarif AS-RI
Aurelia Tanu January 30, 2026 January 30, 2026
Previous Article BPJS Ketenagakerjaan Kaji Peningkatan Investasi Saham di Bursa
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?