IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Mau Cadangan Naik 3 Bulan, RI Bakal Bangun Tangki Penyimpanan Minyak

By Aurelia Tanu 3 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ antaranews.com
SHARE

[Medan | 6 Maret 2026] Pemerintah berencana membangun tangki penyimpanan minyak di Sumatra untuk meningkatkan kapasitas cadangan energi nasional hingga tiga bulan. Langkah ini dianggap krusial untuk memperkuat ketahanan energi di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan kapasitas penyimpanan minyak nasional saat ini masih terbatas, hanya mampu menopang kebutuhan 20–25 hari.

“Storage kita harus dibangun dulu. Untuk minimal 3 bulan. Kalau impor banyak mau taruh di mana? Emang faktanya begitu, bukan salah siapa-siapa,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Rabu (4/3/2026).

Feasibility study (FS) untuk proyek ini sedang berjalan dan ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ini. Namun, lokasi pembangunan tangki di Sumatra belum dirinci secara spesifik.

Proyek tangki penyimpanan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk membangun kilang dan fasilitas penyimpanan minyak di berbagai wilayah Indonesia. Proyek ini sebelumnya direncanakan sejak pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan mencakup pembangunan kilang dan tangki minyak di 18 lokasi, dari Lhokseumawe (Aceh) hingga Fakfak (Papua Barat).

Berdasarkan bahan paparan Kementerian ESDM, total investasi untuk proyek hilirisasi dan ketahanan energi nasional mencapai Rp 232 triliun, terdiri dari:

  • Proyek kilang: Rp 160 triliun, menyerap 44.000 tenaga kerja
  • Proyek tangki minyak: Rp 72 triliun, menyerap 6.960 tenaga kerja

Lokasi proyek mencakup Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Donggala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, dan Fakfak.

Proyek ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pembangunan industri hilir migas yang terintegrasi, meningkatkan penyimpanan strategis, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

 

You Might Also Like

China Target Pertumbuhan Terendah Sejak 1990-an, Kenapa?

Rusia Pertimbangkan Akhiri Pasokan LNG ke Eropa

Siaga Krisis, China Stop Ekspor Solar dan Bensin

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Rupiah Bisa Tembus Rp 17.000 per dolar AS?

Iran Tolak Negosiasi dengan AS Untuk Akhiri Perang

TAGGED: cadangan minyak, krisis energi
Aurelia Tanu March 6, 2026 March 6, 2026
Previous Article Wall Street Anjlok Tertekan Kekhawatiran Inflasi, Bursa Asia Bakal Ikutan?
Next Article Siaga Krisis, China Stop Ekspor Solar dan Bensin
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?