IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Minta Waktu Evaluasi 1 Bulan, Purbaya Buka Peluang Ubah APBN

By Aurelia Tanu 7 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ tvonenews.com
SHARE

[Medan | 10 Maret 2026] Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang perubahan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyusul lonjakan tajam harga minyak dunia di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Contents
APBN Tetap Jadi Peredam GejolakRisiko Defisit FiskalHarga Minyak Melonjak Tajam

Pemerintah akan melakukan evaluasi kondisi ekonomi dalam satu bulan ke depan sebelum memutuskan apakah perubahan postur fiskal diperlukan.

“Jadi kita lihat, sebulan ini kita lihat bagaimana keadaannya. Nanti kalau satu bulan semuanya berubah, kita evaluasi secara menyeluruh,” ujar Purbaya saat ditemui di Tanah Abang, Senin (9/3/2026).

APBN Tetap Jadi Peredam Gejolak

Menurut Purbaya, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak global, sementara APBN akan tetap difungsikan sebagai shock absorber untuk meredam dampak gejolak ekonomi.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak dunia sempat menyentuh level sekitar US$116 per barel pada perdagangan Senin pagi. Meski demikian, pemerintah menilai lonjakan tersebut belum tentu berlangsung secara permanen karena perhitungan fiskal didasarkan pada rata-rata harga minyak dalam satu tahun.

“Baru satu hari naik di atas US$100 per barel. Perhitungan kita kan setahun penuh. Kalau rata-rata setahun US$100 per barel berarti memang terus naik, tapi sekarang kita masih melihat dulu kondisinya,” kata Purbaya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah belum melihat gangguan berarti terhadap aktivitas ekonomi domestik akibat kenaikan harga minyak yang terjadi saat ini. Momentum pertumbuhan ekonomi dinilai masih tetap terjaga.

Risiko Defisit Fiskal

Purbaya juga mengungkapkan bahwa simulasi risiko (stress test) yang dilakukan Kementerian Keuangan menunjukkan lonjakan harga minyak berpotensi memperlebar defisit fiskal.

Dalam simulasi tersebut, apabila harga minyak dunia mencapai rata-rata US$92 per barel, maka defisit APBN berpotensi meningkat hingga sekitar 3,6% terhadap Produk Domestik Bruto, lebih tinggi dibanding batas fiskal yang selama ini dijaga pemerintah.

Meski demikian, secara year-to-date harga rata-rata minyak mentah masih berada di kisaran US$68,43 per barel, sehingga tekanan terhadap APBN belum sepenuhnya tercermin dalam perhitungan tahunan.

“Hitungan kita berubah-ubah tergantung keadaan. US$92 per barel saja itu kalau rata-rata tahunan. Sekarang rata-ratanya masih di bawah itu, jadi kita masih tenang,” jelasnya.

Harga Minyak Melonjak Tajam

Lonjakan harga energi global terjadi seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), harga minyak Brent crude oil dan West Texas Intermediate crude oil masing-masing melonjak sekitar 26,09% dan 27,68% dibandingkan penutupan akhir pekan sebelumnya, mencapai sekitar US$117 per barel dan US$116,04 per barel.

Kenaikan tajam tersebut dipicu oleh kombinasi gangguan pasokan dan ketidakpastian geopolitik, termasuk terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia.

Sejumlah produsen utama di Timur Tengah juga mulai memangkas produksi. Uni Emirat Arab dan Kuwait dilaporkan mengurangi produksi karena fasilitas penyimpanan mereka cepat terisi setelah penutupan jalur pelayaran tersebut.

Langkah serupa juga dilakukan oleh Irak, yang mulai menghentikan sebagian produksinya sejak pekan lalu.

You Might Also Like

Negara G7 Pertimbangkan Pelepasan Cadangan Minyak Darurat

Harga Minyak Turun Usai Trump Sebut Perang Akan Segera Usai

PM Taiwan Akan Kunjungan ke Jepang, Mau Tantang China?

Dolar Menguat, Rupiah Berpotensi Tembus 17.000?

Mojtaba Khamenei Resmi Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

TAGGED: APBN, purbaya
Aurelia Tanu March 10, 2026 March 10, 2026
Previous Article Negara G7 Pertimbangkan Pelepasan Cadangan Minyak Darurat
Next Article WIFI dan Nokia Siap Eksplorasi Jaringan 6G di Indonesia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?