IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Trump Ancam Tarif 25% Bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran

By Aurelia Tanu 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ cnbcindonesia.com
SHARE

[Medan | 13 Januari 2026] Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif perdagangan sebesar 25 persen terhadap barang impor dari negara-negara yang tetap menjalin hubungan bisnis dengan Iran. Langkah ini menandai eskalasi tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran, yang saat ini tengah menghadapi gelombang protes domestik.

Kebijakan tersebut disampaikan Trump melalui media sosial pada Senin waktu setempat. Ia menegaskan bahwa tarif tambahan akan diberlakukan segera, meski belum merinci cakupan produk maupun mekanisme penerapannya. Ancaman tarif ini berpotensi menimbulkan gangguan signifikan terhadap hubungan dagang Amerika Serikat dengan sejumlah mitra strategis di berbagai kawasan.

Iran diketahui masih memiliki hubungan perdagangan dengan sejumlah negara, tidak hanya di kawasan Timur Tengah, tetapi juga dengan perekonomian besar seperti India, Turki, dan China. Kebijakan tarif menyeluruh ini berisiko memaksa negara-negara tersebut untuk meninjau ulang hubungan ekonominya dengan Iran demi menghindari dampak terhadap akses pasar ke Amerika Serikat.

Sebelumnya, pemerintahan Trump juga telah mengenakan tarif hingga 50 persen terhadap produk-produk asal India yang dinilai terkait dengan pembelian minyak dari Rusia. Langkah tersebut dilakukan di tengah proses negosiasi panjang antara Washington dan New Delhi, yang selama beberapa bulan terakhir berupaya mencapai kesepakatan guna memperoleh keringanan tarif dari Amerika Serikat.

Ancaman tarif terbaru terhadap mitra dagang Iran menegaskan pendekatan proteksionis dan penggunaan instrumen perdagangan sebagai alat tekanan geopolitik oleh pemerintahan Trump, yang berpotensi meningkatkan ketidakpastian dalam perdagangan global.

 

You Might Also Like

Ada Kekhawatiran Terganggunya Pasokan, Harga Minyak Dunia Naik

PM Jepang Takaichi Berpotensi Gelar Pemilu Dini di Februari

Jaksa Selidiki Powell, Independensi The Fed Terancam Kepentingan Politik?

Aliran Asing Masuk RI Capai Rp 1,44 T di Pekan Pertama Januari 2026

Mensos Sebut Prabowo Setujui MBG Lansia-Disabilitas

TAGGED: tarif iran 25%, Trump Tarif, trump tarif iran
Aurelia Tanu January 13, 2026 January 13, 2026
Previous Article IHSG Mendadak Anjlok 2% Lebih, Ada Apa?
Next Article Mendadak Turun 2% Kemarin, IHSG Bisa Rebound Hari Ini?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?