IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Newsletter

Ramadhan Rally: Antara Data, Ekspektasi, dan Realita Pasar

By Zikri Habibi 7 hours ago Newsletter
SHARE

Setiap memasuki bulan Ramadhan, pasar saham Indonesia kerap dibayangi oleh narasi musiman yang dikenal sebagai Ramadhan Rally. Istilah ini merujuk pada kecenderungan penguatan saham-saham tertentu yang dianggap diuntungkan oleh peningkatan aktivitas ekonomi selama periode puasa hingga Idul Fitri. Namun di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: apakah Ramadhan Rally masih relevan secara data, atau lebih banyak digerakkan oleh ekspektasi pelaku pasar?

Secara fundamental, perekonomian Indonesia menunjukkan stabilitas yang cukup solid. Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 5,13% secara tahunan. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama, berkontribusi lebih dari separuh terhadap Produk Domestik Bruto. Stabilitas pertumbuhan ini diperkuat oleh tingkat kepercayaan konsumen yang masih berada di zona optimis, dengan Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 118,7 pada akhir tahun. Penjualan ritel juga mencatat pertumbuhan 6,8% secara tahunan, mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga menjelang periode musiman seperti Ramadhan dan Idul Fitri.

Di sisi harga, inflasi tahunan sepanjang 2025 tercatat sebesar 3,2%, masih berada dalam rentang target Bank Indonesia. Namun, tekanan musiman tetap terlihat pada komponen pangan. Menjelang dan selama Ramadhan, harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, dengan beras naik sekitar 5,2%, gula kristal putih meningkat 7,8%, dan ayam ras terkerek sekitar 6,1%. Secara umum, inflasi kelompok makanan dan minuman dapat meningkat ke kisaran 4,5% hingga 7% pada periode puncak permintaan. Kenaikan harga ini mendorong nilai transaksi secara nominal, sekaligus berpotensi meningkatkan pendapatan emiten sektor konsumsi, meski tetap perlu dicermati dampaknya terhadap volume riil dan margin laba.

Secara struktural, keberlanjutan Ramadhan Rally sangat bergantung pada tiga faktor utama: stabilitas pertumbuhan ekonomi, daya beli riil masyarakat setelah dikoreksi inflasi, serta kondisi likuiditas pasar yang tercermin dari arus modal domestik dan asing. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5%, inflasi yang masih terkendali, dan sentimen konsumen yang positif, probabilitas terjadinya momentum sektoral memang meningkat. Namun dalam lingkungan pasar yang semakin sensitif terhadap suku bunga global dan volatilitas eksternal, efek musiman cenderung bersifat taktis dan jangka pendek, bukan tren struktural.

Menurut pandangan analis, probabilitas terjadinya Ramadhan Rally tahun ini relatif lebih tinggi dibanding periode sebelumnya. Hal ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5%, inflasi yang tetap terjaga di sekitar 3%, serta indikator konsumsi yang menunjukkan perbaikan daya beli masyarakat. Kombinasi stabilitas makro dan sentimen domestik yang konstruktif meningkatkan peluang bahwa lonjakan konsumsi musiman akan tercermin pada kinerja kuartalan emiten sektor konsumsi dan transportasi. Dengan demikian, momentum Ramadhan tahun ini memiliki landasan fundamental yang lebih solid, bukan semata pola historis tahunan.

Adapun rangkuman saham yang menurut analis berpotensi mengalami kenaikan yang cukup baik dalam nuansa Ramadhan sebagai berikut:

  1. Mayora Indah Tbk. (MYOR)

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) adalah emiten FMCG yang sangat sensitif terhadap pola konsumsi domestik, khususnya produk makanan ringan dan minuman siap saji. Karakter bisnis berbasis volume menjadikan MYOR berpotensi mendapat sentimen positif selama periode musiman seperti Ramadhan dan Lebaran.

Data historis menunjukkan bahwa pada tahun lalu, harga saham MYOR menguat sekitar +12% setelah periode Ramadhan, mencerminkan ekspektasi pasar terhadap lonjakan pendapatan yang didorong oleh peningkatan konsumsi riil. Kenaikan ini juga didukung oleh budaya pemberian hampers dan peningkatan belanja makanan serta snack khas Lebaran, yang memperkuat permintaan pada lini produk utama MYOR.

  1. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) merupakan salah satu emiten consumer staples paling mapan di Indonesia dengan portofolio produk yang sangat kuat di segmen kebutuhan rumah tangga, perawatan diri, dan makanan/minuman konsumen. Menurut pandangan analis, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menunjukkan sensitivitas kuat terhadap momentum konsumsi Ramadhan. Tahun lalu, saham UNVR tercatat menguat sekitar 44% selama periode Ramadhan, mencerminkan respons pasar terhadap ekspektasi lonjakan penjualan produk kebutuhan sehari-hari menjelang Lebaran.

Kenaikan tersebut dinilai didorong oleh peningkatan belanja rumah tangga untuk kebutuhan personal care dan home care, serta ekspektasi perbaikan laporan keuangan kuartalan. Dalam konteks Ramadhan Rally, UNVR termasuk emiten defensif yang berpotensi mendapat sentimen positif ketika daya beli masyarakat berada dalam tren membaik.

  1. Jasa Marga Tbk (JSMR)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) adalah emiten operator jalan tol terbesar di Indonesia yang bisnisnya sangat berkaitan dengan mobilitas masyarakat. Aktivitas mudik dan arus balik menjelang dan setelah Ramadhan serta Idul Fitri biasanya meningkatkan volume lalu lintas pada jaringan jalan tol milik JSMR, yang pada gilirannya berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan tol dalam periode tersebut.

Secara historis, pada tahun lalu saham JSMR mencatat penguatan sekitar 18% selama bulan Ramadhan, mencerminkan sentimen positif pasar terhadap prospek pendapatan yang meningkat akibat lonjakan volume lalu lintas. Analis menilai penguatan ini didorong oleh ekspektasi realisasi kinerja operasional yang lebih tinggi serta pembacaan pasar terhadap arus mudik/lebaran sebagai katalis musiman yang kuat bagi sektor infrastruktur jalan tol.

Menurut pandangan analis, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) memiliki eksposur langsung terhadap peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Ramadhan dan Idul Fitri. Sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia, kinerja JSMR sangat dipengaruhi oleh volume lalu lintas, yang secara musiman meningkat signifikan saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Analisa Teknikal

  1. MYOR

Buy On Weakness

Entry : 3670-3720 

TP 1 : 3850
TP 2 : 3960
TP 3 : 4080

SL < 3590

  1. UNVR

Buy On Breakout

Entry : 2320-2370

TP 1 : 2500
TP 2 : 2700
TP 3 : 2800 

SL < 2220

  1. JSMR

Buy On Support

Entry : 3660-3710 

TP 1 : 3860
TP 2 : 3920
TP 3 : 4080

SL < 3580

Disclaimer On

Buletin ini dimaksudkan untuk tujuan informasi dan bukan sebagai dasar untuk membeli dan menjual keputusan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Klien harus mengetahui dan memahami risiko di Pasar Modal dan memahami isi buletin sebelum mengambil tindakan terkait. Oleh karena itu, PT Fawz Finansial Indonesia tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung yang diderita oleh klien sebagai akibat dari penggunaan informasi dalam buletin ini.

By Zikri Fawz Finansial Indonesia

You Might Also Like

Kevin Warsh Jadi Ketua Baru The Fed, Arah Suku Bunga Bakal Berubah?

Ancaman MSCI, Menjadi Kerugian Bagi Market Indonesia

Babak Baru Industri Tekstil Indonesia

Ketua The Fed Diinvestigasi, Jepang Mau Pemilu Lebih Cepat, Market Mau Dibawa Kemana?

2026: Tahun Game Changer untuk Obligasi Indonesia?

TAGGED: JSMR, MYOR, ramadhan, UNVR
Zikri Habibi February 18, 2026 February 18, 2026
Previous Article AS-Taiwan Raih Kesepakatan Dagang, Pangkas Tarif dan Naikkan Pembelian Barang AS
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?