[Medan | 29 Agustus 2025] Saham PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) mendadak bangkit dari level gocap setelah melonjak tajam pada perdagangan Kamis (28/8/2025). Harga saham emiten pakan udang dan ikan itu ditutup menguat 28,3% ke level Rp68 per saham, dengan nilai kapitalisasi pasar menembus Rp4 triliun. Lonjakan ini diiringi nilai transaksi mencapai Rp300 miliar, atau sekitar 44 kali lipat lebih besar dibandingkan hari sebelumnya.
Pergerakan saham ini menarik perhatian karena biasanya CPRO cenderung stagnan di kisaran Rp50 per saham. Lonjakan harga yang signifikan hari ini pun terbilang di luar pola perdagangan normal emiten milik keluarga konglomerat Thailand, Jiaravanon.
Secara fundamental, kinerja keuangan CPRO menunjukkan perbaikan. Pada semester I-2025, perusahaan mencatat pendapatan Rp4,7 triliun, meningkat dari Rp4,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga melonjak 65% menjadi Rp293 miliar.
Perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp200 miliar tahun ini untuk memperkuat kapasitas produksi pakan dan benur. Selain itu, CPRO terus melakukan restrukturisasi utang agar neraca keuangan lebih sehat. Pada akhir 2024, perseroan melunasi lebih cepat utang Senior Facility Agreement (SFA) Tranche B senilai USD25 juta, menyusul pelunasan SFA Tranche B sebesar USD51,5 juta pada Desember 2023. Hingga 30 Juni 2025, total utang berbunga perseroan berkurang menjadi Rp1,86 triliun.
Kombinasi kinerja keuangan yang membaik, upaya memperkuat produksi, serta pengurangan beban utang dinilai menjadi faktor yang memperkuat sentimen investor terhadap saham CPRO. Meski begitu, reli harga yang cepat dalam waktu singkat tetap patut dicermati, mengingat sebelumnya saham ini kerap bergerak di level gocap dalam jangka panjang.