IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Saham GIAA Mendadak Terbang, Ada Apa?

By Aurelia Tanu 3 hours ago Bisnis
Image source: AP/ infobanknews.com
SHARE

[Medan | 27 Maret 2026] PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatat lonjakan signifikan pada awal perdagangan, bahkan nyaris menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Kenaikan ini terjadi setelah saham Garuda resmi keluar dari papan pemantauan khusus (Full Call Auction/FCA), memicu lonjakan minat beli di pasar.

Secara intraday, saham GIAA sempat menyentuh Rp96 sebelum ditutup di kisaran Rp89, dengan volume transaksi yang tinggi, mencerminkan euforia pasar dalam jangka pendek.

Keluar dari FCA Jadi Pemicu Utama

Katalis utama penguatan saham GIAA berasal dari keluarnya perseroan dari papan pemantauan khusus. Status FCA sebelumnya membatasi mekanisme perdagangan saham, sehingga keluarnya Garuda membuka kembali likuiditas dan fleksibilitas transaksi di pasar reguler.

Secara teknikal, perubahan status ini seringkali memicu lonjakan harga karena:

  • Kembalinya akses investor yang lebih luas
  • Peningkatan likuiditas perdagangan
  • Repricing saham setelah periode restriksi

Namun, kenaikan ini lebih bersifat teknikal dibandingkan perubahan fundamental.

Fundamental Masih Tertekan

Di balik lonjakan harga saham, kinerja keuangan Garuda masih menunjukkan tekanan. Sepanjang 2025, perseroan membukukan rugi bersih sekitar Rp5,39 triliun, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.

Pendapatan juga mengalami penurunan, sementara beban operasional, terutama biaya penerbangan dan maintenance, masih mendominasi struktur biaya. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemulihan kinerja masih menghadapi tantangan struktural.

Meskipun ekuitas telah kembali positif, kondisi profitabilitas yang belum stabil menjadi faktor pembatas bagi re-rating jangka menengah.

 

You Might Also Like

CUAN dan PTRO Bidik Tambang Emas Papua Nugini

Emiten Logistik WBSA Mau IPO, Beli Atau Skip?

Tiga Petinggi EMAS Undur Diri di Tengah Rencana IPO Hong Kong, Ada Apa?

Libur Telah Usai, Kemana Arah IHSG Hari Ini?

Harga Minyak Turun, Bursa Asia Siap Menghijau Hari Ini?

TAGGED: Garuda Indonesia, saham GIAA
Aurelia Tanu March 27, 2026 March 27, 2026
Previous Article Purbaya Pertimbangkan Pajak Tambahan untuk Barang E-Commerce Asal China
Next Article Purbaya Kembali Tambah Penempatan Dana ke Bank Himbara Rp 100 T Sebelum Lebaran
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?