IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Wall Street Hampir Capai Rekor Tertinggi, Bursa Asia Siap Mengekor?

By Aurelia Tanu 2 hours ago Bisnis
Image source: AP/ pasardana.id
SHARE

[Medan | 15 April 2026] Bursa saham global menguat seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap potensi de-eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong penurunan harga minyak dan memperbaiki sentimen risiko. Indeks S&P 500 ditutup naik 1,2% dan mendekati rekor tertinggi, sementara Nasdaq 100 melonjak 1,8%, mencatat reli terpanjang sejak 2021.

Harapan Negosiasi Tekan Harga Minyak

Sentimen positif dipicu oleh wacana lanjutan negosiasi damai antara AS dan Iran, yang diharapkan dapat meredakan ketegangan di Selat Hormuz. Harga minyak Brent turun sekitar 4% mendekati US$95 per barel, seiring ekspektasi bahwa konflik tidak akan mengganggu permintaan global secara signifikan. Penurunan ini menjadi katalis utama penguatan aset berisiko, terutama saham global.

Data Inflasi dan Kinerja Korporasi Dukung Sentimen

Dari sisi makro, tekanan inflasi menunjukkan tanda mereda. Data Producer Price Index (PPI) AS naik 0,5%, lebih rendah dari ekspektasi, sementara inflasi inti hanya meningkat tipis. Di sisi korporasi, hasil kinerja kuartal I menunjukkan ketahanan perusahaan di tengah tekanan geopolitik. Beberapa institusi keuangan besar mencatat hasil beragam, namun secara umum belum menunjukkan pelemahan signifikan terhadap profitabilitas.

Bursa Asia Mengikuti Reli Global

Penguatan Wall Street langsung menular ke kawasan Asia. Mayoritas indeks saham regional dibuka menguat, dengan optimisme bahwa penurunan harga energi akan mendukung pertumbuhan ekonomi. Indeks di Jepang, Korea Selatan, dan Australia mencatat kenaikan, sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng juga bergerak positif.

IHSG Berpotensi Uji Resistance, Waspadai Profit Taking

Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 2,34% ke level 7.675,95, sejalan dengan rally global. Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance 7.700 hingga 7.800. Namun, indikator momentum yang mulai memasuki area overbought meningkatkan risiko profit taking dalam jangka pendek.

Pasar Masih Bergantung pada Arah Negosiasi

Ke depan, arah pasar akan sangat ditentukan oleh perkembangan negosiasi AS-Iran. Selama ekspektasi de-eskalasi tetap terjaga, sentimen risk-on berpotensi berlanjut. Namun, volatilitas tetap tinggi mengingat setiap perkembangan geopolitik dapat dengan cepat mengubah arah pasar, terutama melalui pergerakan harga energi.

 

You Might Also Like

TPIA Balikkan Rugi Jadi Laba US$ 205 Juta di Kuartal I-2026

Ini Daftar 18 Emiten yang Bakal Didelisting BEI

Purbaya Sebut Program MBG Berpotensi Hasilkan Pajak Rp 10-16 T

Danantara Akuisisi Tiga Perusahaan Manajer Investasi BUMN Senilai Rp 2,3 T

KLBF Mau Buyback, Siapkan Dana hingga Rp 500 Miliar

TAGGED: bursa asia, IHSG, wall street
Aurelia Tanu April 15, 2026 April 15, 2026
Previous Article TPIA Balikkan Rugi Jadi Laba US$ 205 Juta di Kuartal I-2026
Next Article Israel dan Lebanon Sepakat Negosiasi Langsung Usai Pertemuan di AS
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?