IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Data Tenaga Kerja Melemah, The Fed Siap Pangkas Suku Bunga?

By Aurelia 11 months ago Ekonomi
Image source: AP/ edition.cnn.com
SHARE

[Medan | 10 September 2025] The Federal Reserve diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga jangka pendek pada pertemuan minggu depan, dengan peluang pemangkasan berlanjut hingga akhir tahun. Langkah ini dipandang sebagai upaya menopang pasar tenaga kerja AS yang sudah melemah bahkan sebelum Presiden Donald Trump memberlakukan tarif impor lebih tinggi.

Revisi tahunan awal Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan perekonomian AS menciptakan 911 ribu lapangan kerja lebih sedikit dalam 12 bulan hingga Maret dibandingkan laporan sebelumnya. Dengan demikian, rata-rata kenaikan penggajian bulanan kemungkinan kurang dari setengah dari 147 ribu yang sempat diumumkan.

Ditambah dengan data terbaru yang juga menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja, The Fed kini memiliki alasan lebih kuat untuk menurunkan suku bunga pada September.

Para pedagang di pasar keuangan mempertahankan taruhan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan dari 4,25%–4,50% sebesar 25 basis poin pada pertemuan 16–17 September. Penurunan dengan besaran yang sama juga diperkirakan terjadi pada pertemuan Oktober.

Selain itu, probabilitas pemangkasan ketiga pada Desember masih dipandang tinggi, meskipun ekspektasi untuk pemangkasan tambahan pada Januari 2026 mulai menurun. Probabilitas penurunan suku bunga keempat kini berada di bawah 40%, turun dari hampir 50% sebelum data revisi tenaga kerja dirilis.

Ketua The Fed Jerome Powell sebelumnya menegaskan bahwa risiko pelemahan pasar tenaga kerja berpotensi membutuhkan pelonggaran kebijakan moneter secara hati-hati. Namun, ruang pemangkasan tetap terbatas selama inflasi berada di atas target 2% dan tekanan tambahan dari tarif impor baru masih membayangi.

Arah kebijakan suku bunga The Fed akan semakin jelas setelah rilis dua laporan inflasi pada akhir pekan ini. Data tersebut diperkirakan menunjukkan tekanan harga yang masih persisten.

 

You Might Also Like

Ketegangan AS-Iran Mereda, Bursa Asia Siap Menguat Lagi?

The Fed dan BoJ Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Rapat Pekan Ini

AS dan Iran Saling Tunda Serangan, Harga Minyak Turun

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur, Apa Dampaknya?

Pemerintah Terbitkan Panda Bond Rp 18,4 Triliun, Oversubscribed 2,4 Kali

TAGGED: data tenaga kerja AS, suku bunga AS, suku bunga The Fed
Aurelia September 10, 2025 September 10, 2025
Previous Article Mau Private Placement, IMPC Siap Terbitkan 600 Juta Saham Baru
Next Article Menkeu Siap Suntik Dana Rp 200 Triliun, Angin Segar Buat Saham Perbankan?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?