IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Kredit Perbankan Tumbuh 10,92% pada Oktober 2024

By Aurelia 2 years ago Ekonomi
Image source: AP/ tirto.id
SHARE

[Medan | 21 November 2024] Bank Indonesia (BI) mencatat laju pertumbuhan kredit perbankan di awal kuartal IV-2024 stagnan. Adapun pada Oktober 2024, kredit bank tumbuh 10,92% secara tahunan (YoY).

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan bahwa pertumbuhan kredit didorong oleh keinginan bank untuk menyalurkan kredit, yang sejalan dengan berlanjutnya realokasi alat likuid untuk kredit dan dampak positif dari kebijakan insentif likuiditas makroprudensial yang diterapkan BI.

Perry merinci bahwa hingga Oktober 2024, BI telah memberikan insentif likuiditas sebesar Rp 259 triliun, angka yang hampir setara dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 255,8 triliun. Bank BUMN menerima bagian terbesar dari likuiditas ini, yaitu Rp 120,9 triliun, diikuti oleh bank swasta nasional yang menerima Rp 110,9 triliun.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan kredit didorong oleh kinerja positif sektor korporasi, dengan proyeksi pertumbuhan yang tetap stabil. Kredit modal kerja, investasi, dan konsumsi masing-masing tercatat tumbuh 9,2% YoY, 13,63% YoY, dan 11,01% YoY. Sementara itu, pembiayaan syariah tumbuh 11,93% YoY, dan kredit UMKM naik 7,46% YoY.

Dengan perkembangan ini, BI memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit pada 2024 akan tetap berada di kisaran 10%-12%, dengan kemungkinan peningkatan pada 2025. Perry juga mengungkapkan bahwa ketahanan industri perbankan tergolong kuat, yang tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 26,78% pada September 2024, serta rasio kredit bermasalah (NPL) bruto sebesar 2,21% dan NPL neto sebesar 0,78% pada periode yang sama.

 

You Might Also Like

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Tapi Potensi Naik Masih Terbuka

AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel

BEI Rombak Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bursa Korea dan Jepang Terjun Bebas Hari Ini, Ada Apa?

TAGGED: Bank Indonesia, kredit perbankan
Aurelia November 20, 2024 November 21, 2024
Previous Article Catat! Ini Jadwal Pembayaran Dividen ADRO Senilai Rp 41,7 Triliun
Next Article Calo di Medan Aniaya Warga dan Lakukan Pungli
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?