IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Rupiah Melemah, Inflasi Tinggi, BI Bakal Naikkan Suku Bunga?

By Aurelia Tanu 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ bisnis.espos.id
SHARE

[Medan | 3 Februari 2026] Laju inflasi Indonesia kembali meningkat pada awal tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Januari 2026 mencapai 3,55% (yoy), tertinggi sejak Mei 2023 dan mendekati proyeksi konsensus Bloomberg sebesar 3,76%.

Contents
Inflasi Inti Masih JinakRupiah Melemah, Risiko Inflasi Impor MeningkatRuang Pelonggaran BI Makin SempitOutlook: Tahan Dulu, Baru Longgar

Kenaikan inflasi terutama dipicu oleh efek basis rendah, menyusul berakhirnya kebijakan diskon tarif listrik bagi rumah tangga berpendapatan rendah pada tahun lalu. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencatat inflasi tertinggi sebesar 11,93%.

Inflasi Inti Masih Jinak

Inflasi inti tercatat naik ke 2,45%, namun kenaikan ini sebagian besar dipengaruhi oleh lonjakan harga emas. Jika komponen emas dikecualikan, inflasi inti hanya berada di 1,84% (yoy), lebih rendah dibandingkan Desember.

Kondisi tersebut mengindikasikan permintaan domestik yang masih lemah serta tidak adanya demand-pull inflation. Dengan kata lain, tekanan inflasi belum mencerminkan pemulihan konsumsi masyarakat secara luas.

Rupiah Melemah, Risiko Inflasi Impor Meningkat

Lonjakan inflasi terjadi di tengah tekanan nilai tukar rupiah, yang telah melemah sekitar 0,63% sejak awal tahun dan bergerak di kisaran Rp16.700–Rp16.850 per dolar AS.

Pelemahan rupiah membuka risiko imported inflation, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, ketika permintaan barang konsumsi dan energi cenderung meningkat. Data BPS menunjukkan impor migas naik 1,71%, sementara impor nonmigas melonjak 12,46%, menandakan ketergantungan pada barang impor masih tinggi.

Ruang Pelonggaran BI Makin Sempit

Kombinasi inflasi yang kembali menembus 3% dan rupiah yang tertekan membuat ruang pelonggaran moneter Bank Indonesia semakin terbatas. Dalam jangka pendek, penurunan BI Rate dinilai belum memungkinkan.

Meski demikian, peluang kenaikan suku bunga juga dinilai terbatas. Perlambatan ekonomi, lemahnya permintaan kredit, serta kebutuhan menjaga momentum pertumbuhan membuat BI berada dalam posisi wait and see.

Tekanan eksternal turut mempersempit ruang gerak BI. Isu MSCI yang memicu arus keluar modal asing dari pasar saham dan obligasi menambah beban stabilisasi nilai tukar, sehingga BI Rate diperkirakan akan dipertahankan di level tinggi setidaknya hingga kuartal I-2026.

Outlook: Tahan Dulu, Baru Longgar

Ekonom Bloomberg memperkirakan inflasi masih berpeluang kembali ke kisaran target BI pada kuartal II-2026, selama suku bunga acuan dipertahankan ketat lebih lama dan inflasi inti tetap terkendali pasca Ramadan.

Dengan demikian, kenaikan BI Rate belum menjadi skenario dasar, namun pelonggaran juga belum dapat dilakukan. Bank sentral diperkirakan akan memilih strategi menahan suku bunga, sambil menjaga stabilitas rupiah dan memantau dinamika inflasi musiman.

 

You Might Also Like

Airlangga Sebut Negosiasi Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Tunggu Tanda Tangan

Aliran Dana Asing Keluar RI Tembus Rp 12,55 Triliun di Pekan Terakhir Januari 2026

Harga Emas Dibanting Terus, Ada Apa?

AS Shutdown Lagi, Diperkirakan Hanya Berlangsung Singkat

Segera Diumumkan Trump, Siapa Ketua The Fed yang Baru?

TAGGED: Rupiah melemah, suku bunga BI
Aurelia Tanu February 3, 2026 February 3, 2026
Previous Article Presiden Komisaris Borong 67.000 Saham BBCA
Next Article Airlangga Sebut Negosiasi Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Tunggu Tanda Tangan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?