[Medan | 6 Mei 2026] PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengonfirmasi bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah melakukan pembelian saham melalui pasar reguler dengan porsi kepemilikan kurang dari 1% dari total saham beredar. Corporate Secretary GOTO, R.A Koesoemohadiani, menyatakan bahwa investasi ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap fundamental bisnis, kinerja, serta prospek jangka panjang perseroan.
Konfirmasi Strategi Investasi oleh Rosan Roeslani
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani juga mengakui bahwa pihaknya telah mulai masuk ke saham GOTO sejak awal tahun 2026. Ia menyebut akumulasi saham masih berlangsung secara bertahap, meskipun belum mengungkapkan secara rinci total kepemilikan maupun apakah posisi tersebut termasuk eksposur tidak langsung melalui PT Telkom Indonesia Tbk.
Akses Informasi Kepemilikan Saham
Manajemen GOTO menegaskan bahwa informasi detail pemegang saham dengan porsi di bawah 1% hingga 5% bersifat privat, sementara data pemegang saham di atas ambang tersebut dapat diakses melalui publikasi resmi oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia di Bursa Efek Indonesia.
Analisa: Sinyal Awal Strategic Positioning Pemerintah
Masuknya Danantara ke GOTO, meskipun masih di bawah 1%, lebih bersifat strategic positioning dibanding financial investment murni. Ini penting karena:
- GOTO adalah platform besar di sektor digital & ride-hailing
- berkaitan langsung dengan kebijakan publik (ojol, biaya platform, perlindungan sosial)

