IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Bursa Asia Menguat hingga Cetak Rekor Baru Hari ini, IHSG Bakal Ikutan?

By Aurelia Tanu 2 hours ago Bisnis
Image source: AP/ infobanknews.com
SHARE

[Medan | 27 April 2026] Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas bergerak menguat pada perdagangan Senin (27/4), bahkan sejumlah indeks seperti Nikkei 225 dan Kospi berhasil mencatatkan rekor tertinggi baru. Kenaikan ini terjadi meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlangsung, menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai mengabaikan sementara risiko tersebut.

Harga Minyak Tetap Tinggi, Negosiasi Masih Buntu
Sentimen pasar tetap relatif terjaga walaupun upaya negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran kembali mengalami kebuntuan. Di sisi lain, harga minyak dunia justru kembali meningkat lebih dari 2% akibat gangguan di Selat Hormuz yang masih berlanjut, sehingga menjaga premi risiko di pasar energi tetap tinggi.

IHSG Masih Tertekan oleh Faktor Domestik
Berbanding terbalik dengan penguatan Asia, Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan masih bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada pekan 27–30 April 2026. Tekanan ini muncul setelah IHSG terkoreksi tajam lebih dari 6% dalam sepekan terakhir, dipicu oleh kombinasi sentimen global dan domestik.

Outflow Asing dan Rupiah Jadi Beban Utama
Arus keluar dana asing yang mencapai sekitar Rp42,8 triliun sejak awal tahun menjadi salah satu faktor utama yang menekan pasar saham domestik. Selain itu, pelemahan rupiah yang menembus level Rp17.300 per dolar AS turut memperburuk sentimen, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi motor penggerak indeks.

Tekanan Global dan Kebijakan Domestik Perkuat Sentimen Risk-Off
Ketidakpastian terkait konflik Iran–AS serta kenaikan harga energi global mendorong investor beralih ke aset safe haven. Dari dalam negeri, kenaikan harga BBM non-subsidi dan sikap Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga di level 4,75% menegaskan fokus pada stabilitas, namun belum cukup kuat untuk mendorong pemulihan pasar saham.

Peluang Rebound Terbatas, IHSG Masih Rentan
Secara teknikal, IHSG mulai memasuki area jenuh jual (oversold) sehingga membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek. Namun, selama tekanan eksternal dan domestik belum mereda, kenaikan diperkirakan terbatas dan pergerakan indeks masih cenderung berada dalam tren sideways hingga bearish.

 

You Might Also Like

B50 Berlaku Mulai Juli 2026, Emiten Sawit Siap Ngegas?

BEI Revisi Kriteria: Saham HSC Tak Bisa Masuk IDX30, LQ45 & IDX80

MSCI Kembali Bekukan Rebalancing Saham Indonesia Untuk Periode Mei 2026, Ada Apa Lagi?

Wall Street Hampir Capai Rekor Tertinggi, Bursa Asia Siap Mengekor?

TPIA Balikkan Rugi Jadi Laba US$ 205 Juta di Kuartal I-2026

TAGGED: bursa asia, IHSG hari ini
Aurelia Tanu April 27, 2026 April 27, 2026
Previous Article Trump Hanya Punya Waktu Seminggu Lagi Tentukan Lanjut atau Hentikan Perang Iran
Next Article Trump Batal Kirim Utusan ke Pakistan, Harga Minyak Kembali Naik
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?