IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Ekonomi China Tumbuh 5,4% pada Kuartal IV-2024

By Aurelia 2 years ago Ekonomi
Image source: AP/ edition.cnn.com
SHARE

[Medan | 20 Januari 2025] Ekonomi China mencatat pertumbuhan sebesar 5,4% pada kuartal IV-2024, melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 5,0%. Pertumbuhan ini menandai laju tercepat sejak kuartal kedua tahun 2023, didukung oleh langkah-langkah stimulus pemerintah yang mulai menunjukkan hasil nyata.

Menurut data resmi, pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar 5,0%, sesuai dengan target tahunan pemerintah sekitar 5%. Secara kuartalan, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 1,6% pada periode Oktober-Desember, lebih tinggi dibandingkan revisi kuartal sebelumnya sebesar 1,3%.

China menghadapi tantangan berat dalam upayanya memulihkan ekonomi pascapandemi, termasuk krisis properti berkepanjangan, meningkatnya utang lokal, serta lemahnya konsumsi domestik. Meski demikian, sektor ekspor tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, meskipun menghadapi ancaman dari kebijakan tarif besar yang diusulkan oleh Presiden AS terpilih Donald Trump.

Langkah-langkah stimulus yang diluncurkan sejak September 2024 terbukti efektif meningkatkan momentum pertumbuhan. Output industri tumbuh 6,2% pada Desember, melampaui ekspektasi sebesar 5,4%, sementara penjualan eceran naik 3,7%, dibandingkan 3,0% pada November, didukung persiapan konsumen menyambut Tahun Baru Imlek.

Kendati surplus perdagangan mencapai rekor US$ 992 miliar pada 2024, mata uang yuan berada di bawah tekanan akibat penguatan dolar AS, penurunan imbal hasil obligasi China, dan ancaman hambatan perdagangan lebih tinggi. Yuan jatuh ke level terendah dalam 16 bulan terakhir, mencerminkan sentimen pasar yang waspada terhadap kebijakan perdagangan AS.

Meski tingkat pengangguran berbasis survei nasional naik tipis ke 5,1% pada Desember, pemerintah China berkomitmen untuk meluncurkan lebih banyak langkah stimulus guna mendorong pertumbuhan tahun ini. Dengan langkah yang tepat, ekonomi China berpotensi melanjutkan momentum pemulihan, meskipun tetap menghadapi risiko eksternal seperti ketegangan perdagangan dengan AS.

 

 

You Might Also Like

IHSG Mendadak Terjun Bebas 1,33%, Ada Apa Ini?

Indeks Keyakinan Konsumen RI Naik ke 118,5 pada Agustus 2026

Rupiah Dibuka Menguat, Turun di Bawah Rp 17.500!

AS-Iran Makin Panas, Harga Minyak Tembus US$ 100 Lagi!

Harga Tembaga Cetak Rekor, Saham AMMN dan MDKA Banyak Diburu

TAGGED: ekonomi China, stimulus China
Aurelia January 19, 2025 January 20, 2025
Previous Article Aliran Modal Asing Keluar RI di Pekan Ketiga Januari 2025 Capai Rp 9,57 Triliun
Next Article Uya Kuya Klarifikasi Insiden Rekaman Kebakaran di Los Angeles
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?