IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Jaksa Selidiki Powell, Independensi The Fed Terancam Kepentingan Politik?

By Aurelia 8 months ago Ekonomi
Image source: AP/ news.sky.com
SHARE

[Medan | 13 Januari 2026] Jaksa federal Amerika Serikat membuka penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell terkait kesaksiannya di hadapan Kongres pada Juni lalu mengenai proyek renovasi kantor pusat The Fed di Washington DC senilai sekitar US$2,5 miliar. Langkah hukum ini langsung memicu kegelisahan luas di pasar, karena muncul di tengah ketegangan berkepanjangan antara pemerintahan Presiden Donald Trump dan bank sentral AS terkait arah kebijakan suku bunga.

Powell menilai penyelidikan tersebut tidak bisa dilepaskan dari perbedaan pandangan kebijakan antara The Fed dan Gedung Putih. Ia menegaskan bahwa bank sentral menetapkan suku bunga berdasarkan mandat stabilitas harga dan tenaga kerja, bukan atas dasar kepentingan politik. Menurutnya, ancaman pidana terhadap pimpinan bank sentral berpotensi menjadi bentuk tekanan agar kebijakan moneter tunduk pada kehendak eksekutif, sehingga menyentuh langsung isu independensi The Fed.

Dari sisi politik, pemerintahan AS membantah adanya intervensi langsung. Departemen Kehakiman menyatakan penyelidikan berfokus pada dugaan pengelolaan dana publik, sementara Presiden Trump kembali mengkritik Powell tanpa mengonfirmasi keterlibatan langsung dalam proses hukum. Namun, waktu kemunculan kasus ini dinilai sensitif karena berdekatan dengan akhir masa jabatan Powell pada Mei mendatang, di tengah spekulasi penggantinya yang lebih sejalan dengan preferensi suku bunga rendah ala Trump.

Bagi pasar keuangan global, isu independensi The Fed merupakan faktor fundamental. Tekanan politik yang meningkat terhadap bank sentral AS berpotensi mengganggu kredibilitas kebijakan moneter, meningkatkan premi risiko aset dolar, serta mendorong volatilitas di pasar obligasi AS. Kondisi ini dapat menahan penurunan yield US Treasury dan menjaga dolar AS tetap relatif kuat, terutama jika pasar menilai The Fed menjadi lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga.

Implikasinya bagi Indonesia, tekanan tersebut berpotensi membatasi ruang penguatan pasar obligasi domestik. Yield SBN bisa tertahan tinggi seiring investor global menuntut imbal hasil yang lebih menarik di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter AS. Aliran dana asing ke pasar obligasi cenderung selektif, sementara volatilitas nilai tukar rupiah berisiko meningkat apabila sentimen global memburuk.

Di pasar saham, ketidakpastian global akibat isu independensi The Fed cenderung mendorong sikap risk-off jangka pendek. Sektor perbankan berpotensi terdampak melalui tekanan pada nilai tukar dan arus modal, meski fundamental domestik tetap menjadi penopang utama. Secara keseluruhan, perkembangan ini memperkuat pandangan bahwa stabilitas pasar Indonesia dalam waktu dekat masih sangat dipengaruhi dinamika kebijakan dan politik di Amerika Serikat, khususnya menjelang transisi kepemimpinan The Fed.

 

You Might Also Like

Inflasi Naik Tapi Neraca Dagang Kembali Surplus, Apa Artinya Bagi Ekonomi RI?

PMI Manufaktur RI Agustus 2026 Kembali Kontraksi ke 49,8

AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Tembus US$ 90 per Barel

Menkeu AS Sarankan Jepang Naikkan Suku Bunga

Harga BBM Terbaru 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik

TAGGED: investigasi ketua The Fed, Jerome Powell, ketua the fed
Aurelia January 13, 2026 January 13, 2026
Previous Article Mendadak Turun 2% Kemarin, IHSG Bisa Rebound Hari Ini?
Next Article PM Jepang Takaichi Berpotensi Gelar Pemilu Dini di Februari
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?