IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Neraca Dagang RI Surplus US$ 3,12M di Februari 2025

By Aurelia 1 year ago Ekonomi
Image source: AP/ antaralogistic.com
SHARE

[Medan | 18 Maret 2025] Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2025 mencatat surplus sebesar US$3,12 miliar, menandai tren surplus selama 58 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Nilai ekspor pada Februari 2025 mencapai US$21,98 miliar, meningkat 2,58% dibanding Januari 2025 yang tercatat US$21,43 miliar. Secara tahunan (yoy), ekspor naik 14,05% dari US$19,27 miliar pada Februari 2024. Ekspor migas tercatat sebesar US$1,14 miliar, naik 8,25% dibanding bulan sebelumnya, tetapi lebih rendah dibanding Februari 2024 yang mencapai US$1,22 miliar. Sementara itu, ekspor non-migas naik 2,29% secara bulanan menjadi US$20,84 miliar, juga tumbuh dari US$18,06 miliar secara tahunan.

Di sisi lain, nilai impor pada Februari 2025 mencapai US$18,86 miliar, meningkat 5,18% dibanding Januari 2025 yang sebesar US$17,94 miliar. Secara tahunan, impor juga naik 2,30% dibanding Februari 2024. Impor migas mengalami kenaikan 15,50% secara bulanan menjadi US$2,87 miliar, namun masih lebih rendah dari US$2,98 miliar pada Februari 2024. Sementara itu, impor non-migas tercatat US$16,00 miliar, naik 3,52% dibanding Januari 2025 dan tumbuh dari US$15,46 miliar secara tahunan.

Surplus perdagangan yang terus berlanjut mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, didukung oleh peningkatan ekspor non-migas. Hal ini berpotensi memberikan sentimen positif bagi nilai tukar Rupiah, pasar obligasi, dan saham, terutama di sektor berbasis ekspor.

 

You Might Also Like

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Tapi Potensi Naik Masih Terbuka

AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel

BEI Rombak Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bursa Korea dan Jepang Terjun Bebas Hari Ini, Ada Apa?

TAGGED: neraca dagang, neraca dagang RI, nilai ekspor, nilai impor
Aurelia March 18, 2025 March 18, 2025
Previous Article Saham DCII ARB Lagi, Gara-gara Apa?
Next Article China Rancang Rencana Untuk Dorong Pendapatan dan Konsumsi
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?