IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

BUMI Bersiap Mau Akuisisi Lagi

By Aurelia 11 months ago Bisnis
Image source: AP/ bloombergtechnoz.com
SHARE

[Medan | 2 Desember 2025] PT Bumi Resources Tbk (BUMI), emiten Grup Bakrie dan Salim, bersiap mengumumkan rencana akuisisi baru dalam enam hingga dua belas bulan ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menyeimbangkan portofolio bisnis batu bara termal dan non batu bara termal hingga tahun 2031.

Direktur BUMI, Christopher Fong, menjelaskan bahwa perusahaan sedang menjalankan strategi diversifikasi secara transformatif, dengan fokus transisi ke bisnis non batu bara termal. Meski demikian, BUMI tetap memastikan kinerja unit batu bara termal tetap solid.

Christopher memproyeksikan porsi aset dan pendapatan dari kedua segmen tersebut akan mencapai komposisi 50:50 pada 2031.

Salah satu langkah diversifikasi terlihat dari akuisisi tambang emas dan tembaga Wolfram Limited (WFL) di Queensland, Australia, senilai sekitar Rp 698 miliar. Direktur BUMI, Rio Supin, menuturkan bahwa tambang tersebut nantinya akan menghasilkan produk konsentrat.

BUMI juga melihat peluang di sektor aluminium dan alumina melalui rencana akuisisi tambang bauksit PT Laman Mining di Kalimantan Barat, yang ditargetkan dapat memproduksi alumina. Fokus perseroan dalam bisnis non emas saat ini berada pada komoditas tembaga dan bauksit.

Pada sisi bisnis batu bara termal, BUMI memproyeksikan kinerja tahun 2026 akan relatif stagnan dibanding tahun 2025. Direktur BUMI, Maringan M Ido Hotna Hutabarat, menyampaikan bahwa produksi batu bara pada 2026 ditargetkan mencapai 77–78 juta ton, yang berasal dari kontribusi PT Kaltim Prima Coal (KPC) sekitar 53,5 juta ton dan PT Arutmin Indonesia sekitar 22–23 juta ton.

 

You Might Also Like

Ini Daftar Saham Indonesia yang Ada di Dalam MSCI!

BEI Rombak IDX30, LQ45, dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

BUMI Akuisisi 100% Tambang Tembaga Australia Senilai US$22 Juta

IHSG Anjlok 1% Lebih Lagi, Terkena Aksi Profit Taking?

BEI Keluarkan 80 Saham HSC dari Perhitungan IHSG Mulai 2 November

TAGGED: BUMI akuisisi, saham BUMI
Aurelia December 2, 2025 December 2, 2025
Previous Article MDKA Suntik USD 50 Juta ke EMAS, Buat Apa?
Next Article RATU Ditetapkan Jadi Pemenang Akuisisi SMSDL
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?