IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

BEI Rombak IDX30, LQ45, dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

By Aurelia 1 day ago Bisnis
Image source: AP/ tempo.co
SHARE

[Medan | 27 Oktober 2026] Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor terhadap indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 untuk periode November 2026 hingga Januari 2027. Sejumlah saham mengalami perubahan konstituen, termasuk PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang masuk ke dalam IDX30.

Berdasarkan pengumuman BEI pada Senin (26/10/2026), perubahan konstituen ketiga indeks tersebut akan efektif mulai 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027.

Daftar Perubahan Saham IDX30, LQ45, dan IDX80

Berikut daftar saham yang masuk dan keluar dari masing-masing indeks berdasarkan hasil evaluasi BEI.

  1. IDX30

Dua saham masuk ke dalam indeks IDX30, yakni ISAT dan PTBA. Keduanya menggantikan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

  1. LQ45

Pada indeks LQ45, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) masuk sebagai konstituen baru. Sementara itu, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) keluar dari indeks.

  1. IDX80

Sebanyak tiga saham masuk ke dalam IDX80, yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Ketiganya menggantikan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Apa Artinya bagi Investor?

Perubahan konstituen indeks merupakan bagian dari evaluasi berkala BEI untuk menyesuaikan daftar saham yang menjadi anggota masing-masing indeks. Bagi investor, perubahan ini perlu diperhatikan karena saham yang masuk atau keluar dari indeks dapat memengaruhi perhatian pasar dan berpotensi mendorong penyesuaian portofolio oleh pengelola dana yang menggunakan indeks tersebut sebagai acuan.

Meski demikian, masuknya suatu saham ke dalam indeks tidak otomatis menjamin kenaikan harga. Pergerakan saham tetap dipengaruhi oleh kinerja fundamental perusahaan, valuasi, likuiditas, serta kondisi pasar secara keseluruhan. Investor dapat mencermati perkembangan transaksi saham-saham yang mengalami perubahan konstituen menjelang tanggal efektif 2 November 2026, sekaligus menilai apakah perubahan tersebut sejalan dengan prospek fundamental masing-masing emiten.

 

You Might Also Like

Ini Daftar Saham Indonesia yang Ada di Dalam MSCI!

BUMI Akuisisi 100% Tambang Tembaga Australia Senilai US$22 Juta

IHSG Anjlok 1% Lebih Lagi, Terkena Aksi Profit Taking?

BEI Keluarkan 80 Saham HSC dari Perhitungan IHSG Mulai 2 November

Setelah Sempat Anjlok Sesaat, IHSG Balik Arah Naik 1% Lebih

Aurelia October 27, 2026 October 27, 2026
Previous Article Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Ada Unsur Politik?
Next Article Ada Lelang SUN Hari Ini, Pemerintah Target Raup Rp 30 Triliun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?