IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

BEI Rombak Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ money.kompas.com
SHARE

[Medan | 28 Juli 2026] Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi berkala (rebalancing) sejumlah indeks saham utama, yakni IDX30, LQ45, IDX80, dan Kompas100. Perubahan komposisi indeks tersebut akan mulai berlaku efektif pada 3 Agustus hingga 30 Oktober 2026.

Evaluasi ini dilakukan secara rutin untuk memastikan konstituen indeks tetap mencerminkan saham-saham dengan likuiditas, kapitalisasi pasar, serta fundamental yang memenuhi kriteria masing-masing indeks.

Perubahan Konstituen Indeks

📌 IDX30

– Masuk: DEWA

– Keluar: PTBA

📌 LQ45

– Masuk: INDY, NCKL

– Keluar: SMGR, TOWR

📌 IDX80

– Masuk: BFIN, LSIP, NCKL

– Keluar: INTP, PANI, SIDO

📌 Kompas100

– Masuk: BFIN, BIPI, BNBR, COIN, EMAS, GGRM, LSIP, MINA, RMKE

– Keluar: BREN, BTPS, DSSA, FILM, HMSP, INTP, MTEL, SIDO, TCPI

Dampak ke Pasar

Perubahan komposisi indeks umumnya memicu rebalancing portofolio oleh reksa dana indeks (index fund), ETF, maupun manajer investasi yang menggunakan indeks-indeks tersebut sebagai acuan investasi.

Saham yang masuk ke dalam indeks biasanya berpotensi memperoleh tambahan permintaan menjelang tanggal efektif karena dana pasif perlu membeli saham tersebut agar komposisi portofolionya sesuai dengan indeks acuan. Kondisi ini sering kali memberikan sentimen positif terhadap harga dan likuiditas saham dalam jangka pendek. Sebaliknya, saham yang keluar dari indeks berpotensi mengalami tekanan jual karena sebagian investor institusi akan melepas kepemilikannya untuk menyesuaikan portofolio.

Meskipun begitu, perlu dipahami bahwa efek rebalancing umumnya bersifat jangka pendek. Dalam jangka panjang, pergerakan harga saham tetap akan ditentukan oleh fundamental perusahaan, prospek kinerja, kondisi makroekonomi, serta sentimen pasar secara keseluruhan.

Investor juga perlu mencermati bahwa volatilitas pada saham-saham yang mengalami perubahan status biasanya meningkat menjelang tanggal efektif 3 Agustus 2026, seiring aktivitas penyesuaian portofolio oleh investor institusi.

 

 

You Might Also Like

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Tapi Potensi Naik Masih Terbuka

AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bursa Korea dan Jepang Terjun Bebas Hari Ini, Ada Apa?

Ketegangan AS-Iran Mereda, Bursa Asia Siap Menguat Lagi?

TAGGED: idx30, idx80, indeks rebalancing, Kompas100, LQ45
Aurelia July 28, 2026 July 28, 2026
Previous Article Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur
Next Article AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?