IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Inflasi PCE AS di Bawah Perkiraan, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Mereda

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ fsf.co.id
SHARE

[Medan | 1 Oktober 2026] Data inflasi Amerika Serikat (AS) menunjukkan tekanan harga yang lebih rendah dari perkiraan pada Agustus 2026. Perlambatan tersebut tercermin dari indeks harga personal consumption expenditures (PCE) inti yang naik 0,2% secara bulanan, sehingga berpotensi mengurangi tekanan bagi Federal Reserve (The Fed) untuk kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Oktober.

PCE Inti Naik 0,2% pada Agustus

Berdasarkan data Bureau of Economic Analysis (BEA) yang dilansir Investing, PCE inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi meningkat 0,2% secara bulanan pada Agustus 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli, tetapi masih berada di bawah ekspektasi ekonom sebesar 0,3%.

Secara tahunan, PCE inti tumbuh 3%, sama dengan pertumbuhan pada Juli dan juga lebih rendah dari perkiraan pasar. Sementara itu, PCE secara keseluruhan meningkat 0,3% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan, yang juga berada di bawah ekspektasi. PCE menjadi salah satu indikator inflasi yang diperhatikan The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter. Bank sentral AS menargetkan inflasi sebesar 2% secara tahunan.

Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Oktober Mereda

Data inflasi tersebut muncul setelah The Fed menaikkan suku bunga pada September untuk merespons tekanan inflasi yang dipicu kenaikan harga energi. Sejak keputusan tersebut, perhatian pasar tertuju pada kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lanjutan pada akhir 2026.

Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, sebelumnya mengatakan bahwa The Fed kemungkinan masih perlu menaikkan suku bunga satu kali lagi tahun ini. Namun, Williams juga menilai belum ada urgensi bagi bank sentral untuk segera menaikkan suku bunga pada Oktober karena masih tersedia waktu untuk mencermati perkembangan data ekonomi. Pernyataan tersebut turut meredakan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober.

FOMC Berikutnya Digelar Akhir Oktober

Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 27-28 Oktober 2026. Setelah itu, The Fed akan kembali menggelar pertemuan pada 8-9 Desember 2026. Dengan demikian, perkembangan inflasi dan data ekonomi lainnya akan menjadi perhatian dalam menentukan arah kebijakan moneter pada dua pertemuan terakhir The Fed tahun ini.

Ekonomi AS Tumbuh Lebih Cepat

Di sisi lain, data terbaru menunjukkan perekonomian AS tumbuh lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya. BEA merevisi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal II-2026 menjadi 2,2% secara tahunan, naik dari estimasi sebelumnya sebesar 1,5%.

Penguatan tersebut juga terlihat dari konsumsi masyarakat yang menjadi salah satu motor utama perekonomian AS. Belanja konsumen meningkat 0,9% pada Agustus, jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,1% pada Juli setelah dilakukan revisi. Perkembangan ini menunjukkan aktivitas ekonomi AS masih relatif kuat meskipun tekanan inflasi dan tingkat suku bunga tetap tinggi.

 

You Might Also Like

Xi Jinping Sebut Ekonomi China Kuat, Optimis Capai Target 2026

Imbal Hasil Obligasi AS 10 Tahun Tembus 5.30%, Pertama Kalinya dalam 24 Tahun

Siap-siap! Ada Rilis Data Inflasi dan Neraca Dagang RI Hari Ini

Lelang Surat Utang Sepi, Permintaan Turun Hampir 30%

HSBC Proyeksi Rupiah Akan Ada di Kisaran Rp 18.000 Hingga Akhir 2026

TAGGED: inflasi PCE, suku bunga AS, suku bunga The Fed
Aurelia October 1, 2026 October 1, 2026
Previous Article Siap-siap! Ada Rilis Data Inflasi dan Neraca Dagang RI Hari Ini
Next Article Transaksi Short Selling Resmi Dibuka Hari Ini
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?