IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Iran Kirim Proposal Perdamaian Baru ke AS Lewat Pakistan

By Aurelia Tanu 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ dw.com
SHARE

[Medan | 28 April 2026] Iran dilaporkan mengajukan proposal gencatan senjata terbaru kepada Amerika Serikat (AS) melalui Pakistan sebagai mediator. Inisiatif ini bertujuan meredakan ketegangan di kawasan Teluk sekaligus membuka kembali jalur distribusi energi global yang terganggu.

 

Proposal Baru: Buka Selat Hormuz Lebih Dulu

Berdasarkan laporan sejumlah media internasional, proposal dari Teheran memprioritaskan pembukaan kembali Selat Hormuz serta pencabutan blokade laut oleh AS sebagai langkah awal. Sementara itu, pembahasan isu nuklir diusulkan untuk ditunda ke tahap berikutnya.

Skema ini juga mencakup perpanjangan gencatan senjata dalam jangka waktu lebih panjang, bahkan membuka peluang menuju penghentian konflik secara permanen.

AS Masih Menimbang, Risiko Kehilangan Leverage

Proposal tersebut telah disampaikan Islamabad kepada Washington dan kini tengah dipertimbangkan oleh pemerintahan Donald Trump. Presiden AS dijadwalkan membahas opsi tersebut bersama tim keamanan nasional di Gedung Putih.

Namun, struktur proposal dinilai berisiko bagi AS karena berpotensi mengurangi posisi tawar utama, yakni blokade laut, sebelum isu utama seperti program nuklir Iran diselesaikan.

Peran Pakistan dan Fragmentasi Internal Iran

Proposal ini dibawa langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi saat kunjungan ke Islamabad. Selain Pakistan, sejumlah negara seperti Mesir, Turki, dan Qatar juga dilibatkan sebagai mediator.

Di sisi lain, sumber diplomatik menyebut belum ada konsensus internal di Iran terkait respons terhadap tuntutan AS, terutama terkait penghentian pengayaan uranium dan pemindahan cadangan nuklir.

Tuntutan AS Tetap Keras

Washington tetap bersikukuh agar Iran menghentikan pengayaan uranium dalam jangka panjang serta membatasi program nuklirnya secara signifikan. Hingga kini, tuntutan tersebut belum mendapat persetujuan dari Teheran.

Gedung Putih menegaskan bahwa negosiasi masih bersifat sensitif dan keputusan akhir akan tetap mengedepankan kepentingan strategis AS, termasuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.

Dampak ke Market: Kunci Ada di Hormuz

Proposal ini menjadi krusial bagi pasar global karena menyangkut kelancaran distribusi energi. Jika pembukaan Selat Hormuz benar-benar terealisasi, tekanan harga minyak berpotensi mereda. Sebaliknya, jika negosiasi kembali gagal, harga energi kemungkinan tetap tinggi dan menjaga tekanan inflasi global serta sentimen risk-off di pasar keuangan.

 

You Might Also Like

Harga Plastik Naik, Pemerintah Siapkan Insentif

Prabowo Reshuffle Kabinet, Ini 6 Pejabatan Baru dan Jabatannya

Trump Disebut Tak Senang dengan Proposal Perdamaian Iran

Negosiasi AS-Iran Kembali Disorot, Harga Minyak Naik Tembus US$ 108 per Barel

Ini Daftar Saham yang Masuk dan Keluar IDX30, LQ45 dan IDX80 Mei 2026!

TAGGED: iran proposal, Iran-AS, negosiasi Iran-AS
Aurelia Tanu April 28, 2026 April 28, 2026
Previous Article Negosiasi AS-Iran Kembali Disorot, Harga Minyak Naik Tembus US$ 108 per Barel
Next Article Trump Disebut Tak Senang dengan Proposal Perdamaian Iran
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?