IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Menkop Sebut Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Ditanggung APBN Selama 2 Tahun

By Aurelia 1 hour ago Ekonomi
Image source: AP/ m.jpnn.com
SHARE

[Medan | 29 Juli 2026] Pemerintah memastikan gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun pertama operasional. Setelah masa tersebut berakhir, pembayaran gaji akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing koperasi melalui pendapatan usaha yang dihasilkan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan skema tersebut tengah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Kopdes/Kel Merah Putih yang saat ini memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Meski demikian, pemerintah belum mengungkapkan besaran gaji yang akan diterima para manajer koperasi.

“APBN selama dua tahun,” ujar Ferry saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026), ketika menjelaskan sumber pendanaan gaji para manajer pada masa awal operasional koperasi. Setelah dukungan APBN berakhir, biaya operasional termasuk gaji manajer akan berasal dari pendapatan yang diperoleh masing-masing koperasi.

Dukungan Awal agar Koperasi Cepat Berjalan

Ferry menjelaskan dukungan pemerintah melalui APBN hanya diberikan kepada posisi manajer sebagai bagian dari upaya memastikan operasional Kopdes Merah Putih dapat berjalan optimal sejak awal. Sementara itu, pegawai koperasi lainnya tetap akan menerima gaji dari dana internal koperasi.

Di sisi lain, anggota koperasi nantinya akan memperoleh manfaat ekonomi melalui pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) sesuai dengan kinerja usaha masing-masing koperasi. Pemerintah berharap skema tersebut dapat memberikan waktu bagi koperasi untuk membangun bisnis, memperkuat arus kas, dan mencapai tingkat kemandirian sebelum seluruh biaya operasional ditanggung sendiri.

30.000 Manajer Mulai Bertugas Awal Agustus

Kementerian Koperasi juga menargetkan sekitar 30.000 manajer Kopdes Merah Putih mulai bertugas pada pekan pertama Agustus 2026 setelah menyelesaikan pelatihan bela negara dan pendidikan manajerial.

Menurut Ferry, seluruh peserta akan langsung ditempatkan di koperasi sesuai daerah asal masing-masing bersamaan dengan selesainya pembangunan berbagai fasilitas pendukung, seperti gudang, gerai, dan sarana operasional lainnya.

Pemerintah menilai keberadaan manajer profesional menjadi salah satu kunci keberhasilan Kopdes Merah Putih dalam mengelola kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas desa, serta memperkuat distribusi barang dan layanan ekonomi di tingkat lokal.

Dampaknya

Kebijakan pembiayaan gaji manajer melalui APBN diharapkan dapat mempercepat operasional Kopdes Merah Putih tanpa membebani kondisi keuangan koperasi pada masa awal pembentukan. Dengan adanya manajemen profesional sejak awal, pemerintah berharap koperasi dapat berkembang lebih cepat, meningkatkan aktivitas ekonomi desa, memperkuat rantai distribusi, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak.

Di sisi fiskal, tambahan belanja APBN untuk membiayai gaji manajer diperkirakan masih relatif terbatas dibanding total anggaran negara sehingga dampaknya terhadap kondisi fiskal nasional diperkirakan tidak signifikan. Bagi pasar keuangan, kebijakan ini cenderung bersifat netral dalam jangka pendek. Namun, apabila implementasinya mampu meningkatkan produktivitas ekonomi desa, memperkuat UMKM, dan mendorong konsumsi masyarakat di daerah, dampak positifnya dapat mulai dirasakan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka menengah hingga panjang.

 

You Might Also Like

Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Rapat Juli 2026

Sejumlah Nama Mulai Beredar, Siapa Kandidat Terkuat Gubernur BI?

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Tapi Potensi Naik Masih Terbuka

AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel

TAGGED: APBN, gaji kopdes
Aurelia July 29, 2026 July 29, 2026
Previous Article The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga di Rapat Juli 2026
Next Article Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?