IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Rupiah Sudah Tembus Rp 17.300, Ada Apa?

By Aurelia Tanu 4 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ investor.id
SHARE

[Medan | 24 April 2026] Rupiah melemah tajam hingga sempat menyentuh Rp 17.300 per dolar AS pada perdagangan Kamis (23/4), sebelum ditutup di sekitar Rp 17.286. Ini menjadi level terlemah sepanjang sejarah, dengan pelemahan harian sekitar 0,6%–0,7% dan penurunan hampir 2% sepanjang April 2026.

Tekanan Utama dari Harga Minyak dan Dolar AS
Pelemahan rupiah terjadi di tengah lonjakan harga minyak global serta penguatan dolar AS akibat ketidakpastian geopolitik, khususnya konflik Iran–AS. Kondisi ini mendorong arus keluar modal dari emerging market, termasuk Indonesia, sehingga menekan kurs lebih dalam dibanding mata uang Asia lainnya.

BI Perkuat Intervensi di Tengah Volatilitas Tinggi
Bank Indonesia menyatakan telah meningkatkan intensitas intervensi di pasar valas, baik melalui spot, DNDF, hingga pembelian SBN di pasar sekunder untuk menahan volatilitas. Namun tekanan eksternal yang kuat membuat stabilisasi nilai tukar menjadi lebih menantang.

Risiko ke APBN 2026 Makin Nyata

Pelemahan rupiah yang menjauh dari asumsi APBN 2026 di level Rp 16.500 per dolar AS mulai menimbulkan tekanan fiskal. Dengan sensitivitas anggaran yang cukup tinggi, setiap pelemahan nilai tukar berpotensi memperlebar defisit melalui kenaikan biaya impor dan subsidi energi.

Kesimpulan: Tekanan Bukan Hanya Kurs, Tapi Spillover ke Fiskal & Market
Pelemahan rupiah saat ini tidak berdiri sendiri, tetapi sudah mulai terhubung ke risiko fiskal APBN, stabilitas inflasi, dan aliran modal asing. Selama harga minyak dan ketidakpastian global belum mereda, tekanan terhadap rupiah dan pasar obligasi diperkirakan masih akan berlanjut.

 

You Might Also Like

Trump Hanya Punya Waktu Seminggu Lagi Tentukan Lanjut atau Hentikan Perang Iran

Inflasi Jepang Naik Lampaui Ekspektasi, BoJ Harus Segera Naikkan Suku Bunga?

Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu

Wall Street Melemah Akibat Ketidakpastian Konflik Iran-AS, Bursa Asia Bakal Ikutan?

Kemenkeu Copot Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi & Fiskal, Ada Apa?

TAGGED: IDR/USD, mata uang Rupiah, nilai tukar Rupiah, Rupiah, Rupiah 17.300
Aurelia Tanu April 24, 2026 April 24, 2026
Previous Article Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu
Next Article Inflasi Jepang Naik Lampaui Ekspektasi, BoJ Harus Segera Naikkan Suku Bunga?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?