[Medan | 29 Juli 2026] Presiden Prabowo Subianto tengah mempersiapkan kandidat Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 25 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga nama yang masuk dalam bursa calon Gubernur BI dan berpotensi diajukan Presiden kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yakni Muliaman D. Hadad, Destry Damayanti, dan Aida S. Budiman.
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi nama yang akan diusulkan. Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, pengangkatan Gubernur BI dilakukan melalui usulan Presiden yang kemudian harus memperoleh persetujuan DPR. Sementara proses tersebut berlangsung, kepemimpinan BI dijalankan oleh Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur BI.
Berikut profil singkat ketiga kandidat yang disebut masuk dalam bursa calon Gubernur BI.
Muliaman D. Hadad
Muliaman merupakan ekonom senior yang memiliki pengalaman panjang di sektor perbankan dan jasa keuangan. Kariernya banyak ditempa di Bank Indonesia sebelum dipercaya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2006–2012. Namanya semakin dikenal setelah menjadi Ketua Dewan Komisioner pertama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada periode 2012–2017.
Usai memimpin OJK, Muliaman menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein. Pada pemerintahan Presiden Prabowo, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara. Selain aktif di pemerintahan, Muliaman juga berkiprah di dunia akademik serta menjabat Komisaris Independen PT Astra International Tbk.
Latar belakang pendidikannya meliputi gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Master of Public Administration dari Harvard University, serta gelar Ph.D. dari Monash University.
Destry Damayanti
Destry Damayanti saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI sekaligus Deputi Gubernur Senior BI. Sebelum bergabung dengan BI, ia dikenal sebagai ekonom dengan pengalaman luas di sektor akademik, perbankan, dan lembaga negara.
Kariernya mencakup posisi sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri dan Mandiri Sekuritas, peneliti serta dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, hingga Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Pada 2019, Destry diangkat menjadi Deputi Gubernur Senior BI dan kembali memperoleh kepercayaan untuk periode kedua pada 2024.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.
Aida S. Budiman
Aida S. Budiman menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak 2022 dengan masa jabatan hingga 2027. Berkarier di BI sejak 1991, Aida memiliki pengalaman luas dalam perumusan kebijakan moneter, ekonomi internasional, serta koordinasi kebijakan makroekonomi.
Di tingkat internasional, ia pernah menjadi Wakil Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) mewakili kelompok negara Asia Tenggara (SEAVG). Ia juga pernah memimpin Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter serta Departemen Internasional BI, sekaligus terlibat dalam berbagai forum bilateral, regional, dan multilateral terkait kebijakan ekonomi dan keuangan.
Aida merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB), memperoleh gelar Master of Arts in Economics dari University of Southern California, serta meraih gelar Doctor of Philosophy dari Claremont Graduate University, Amerika Serikat.

