IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Trump Kenakan Tarif 100% Untuk Obat-obatan yang Masuk ke AS

By Aurelia 11 months ago Ekonomi
Image source: AP/ edition.cnn.com
SHARE

[Medan | 29 September 2025] Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengenakan tarif bea masuk 100 persen untuk seluruh produk obat-obatan bermerek yang masuk ke negaranya. Kebijakan ini diklaim sebagai upaya melindungi industri manufaktur dalam negeri sekaligus memperkuat keamanan nasional.

Rentetan kebijakan tarif kontroversial tersebut dinilai memperbesar hambatan terhadap pertumbuhan global dan menciptakan ketidakpastian dalam pengambilan keputusan bisnis. Federal Reserve bahkan menegaskan langkah Trump turut berkontribusi pada kenaikan harga konsumen di AS.

Pengumuman tarif baru ini disampaikan Trump melalui platform Truth Social. Meski begitu, ia tidak merinci apakah pungutan tersebut akan menumpuk di atas tarif nasional yang sudah ada. Padahal, sebelumnya AS telah meneken kesepakatan dagang dengan Jepang, Uni Eropa, dan Inggris, yang salah satunya mencakup pembatasan tarif untuk produk farmasi tertentu.

Selain sektor obat-obatan, Trump juga menepati janjinya untuk “membawa pulang” bisnis furnitur. Ia memastikan mulai 1 Oktober 2025, AS akan mengenakan tarif 50 persen pada lemari dapur dan kamar mandi impor, serta tarif 30 persen untuk furnitur berlapis. Trump beralasan kebijakan ini diambil guna membendung “banjir produk asing” ke pasar domestik.

Dampaknya langsung terasa di pasar keuangan global. Saham perusahaan farmasi Asia berguguran pasca pengumuman. CSL Australia (CSL.AX) anjlok ke level terendah enam tahun terakhir, Sumitomo Pharma Jepang (4506.T) terkoreksi lebih dari 3 persen, sementara indeks farmasi di Hong Kong (HSBIO) dan India (NIPHARM) dibuka melemah lebih dari 1 persen. Indeks pelacakan produsen furnitur di Tiongkok (CSIH30048) juga terkoreksi sekitar 1 persen.

Tarif baru 100 persen akan berlaku terhadap seluruh impor farmasi bermerek maupun dipatenkan, kecuali perusahaan asing bersedia membangun fasilitas produksi di AS.

You Might Also Like

Inflasi Naik Tapi Neraca Dagang Kembali Surplus, Apa Artinya Bagi Ekonomi RI?

PMI Manufaktur RI Agustus 2026 Kembali Kontraksi ke 49,8

AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Tembus US$ 90 per Barel

Menkeu AS Sarankan Jepang Naikkan Suku Bunga

Harga BBM Terbaru 1 September 2026: Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik

TAGGED: saham farmasi, tarif trump, tarif trump farmasi
Aurelia September 29, 2025 September 29, 2025
Previous Article Aliran Asing Keluar RI Capai Rp 2,71 Triliun di Pekan Keempat September 2025
Next Article Harga Emas Cetak Rekor Baru Lagi, Tembus US$ 3.800!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?