IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
EkonomiKeuangan

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,17% pada Kuartal II-2023

By Aurelia 3 years ago Ekonomi Keuangan
SHARE

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa perekonomian pada kuartal II-2023 tumbuh 5,17% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2023 ini pun jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya maupun periode sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar 5,04% YoY.

Adapun pada kuartal II-2023 ini, Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp 5.226,7 triliun. Sementara PDB atas dasar harga konstan (ADHK) tercatat sebesar Rp 3.075,7 triliun. Menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud, capaian pertumbuhan ekonomi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh, di tengah pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan melambat dan tren penurunan ekspor. 

Sebagai informasi, kinerja ekspor Indonesia mulai menurun pada kuartal II-2023 setelah sempat tumbuh tinggi selama beberapa waktu. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa ekspor Indonesia pada kuartal II-2023 turun 2,75% YoY. Adapun pertumbuhan negatif ekspor ini bersumber dari penurunan ekspor barang, dimana ekspor barang pada kuartal II-2023 terpantau menurun 5,64% YoY pada kuartal II-2023. 

Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang secara tahunan konsisten berada pada level 5% selama tujuh kuartal berturut-turut menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin stabil. Adapun, industri pengolahan atau manufaktur tercatat sebagai sektor penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kedua tahun ini, yakni sebesar 0,98%.

Kemudian, sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi kedua terbesar adalah perdagangan dan diikuti dengan sektor transportasi masing-masing dengan pertumbuhan 0,68% dan 0,63%. Berikutnya, sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar lainnya adalah informatika dan komunikasi 0,51%, dan sektor lainnya 2,37%.

You Might Also Like

Inflasi Jepang Naik, Peluang BOJ Naikkan Suku Bunga Makin Terbuka

Inggris Bakal Berlakukan Tarif Mobil Listrik dari China

OJK Minta Bank Pangkas Alokasi Dividen Untuk Tingkatkan Keamanan IT

Data NFP Melemah, Peluang The Fed Naikkan Suku Bunga Berkurang

Xi Jinping Sebut Ekonomi China Kuat, Optimis Capai Target 2026

TAGGED: Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia
Aurelia August 9, 2023 August 8, 2023
Previous Article 55 Emiten Sudah Listing, BEI Optimis IPO 2023 Bakal Pecah Rekor!
Next Article Resmi Melantai di Bursa, Saham FOLK Sempat Sentuh ARA!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?