IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

IHSG Anjlok Lagi ke Level 6.648, Gara-gara Apa?

By Aurelia 2 years ago Bisnis
SHARE

[Medan | 11 Februari 2025] Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan, ditutup merosot 1,40% ke level 6.648 pada perdagangan Senin (10/2/2025).

Menurut para analis pasar saham, tekanan terhadap IHSG terutama disebabkan oleh kekhawatiran terkait kebijakan tarif yang diterapkan oleh Donald Trump serta sikap hati-hati The Federal Reserve (The Fed) setelah rilis data tenaga kerja AS.

Aqil Triyadi, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, menjelaskan bahwa kebijakan tarif Trump dan data tenaga kerja AS yang solid masih menjadi faktor pemberat bagi IHSG. Ketegangan dagang meningkat setelah Presiden Trump mengumumkan tarif impor sebesar 25% untuk baja dan aluminium, sementara data tenaga kerja AS yang kuat memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama.

Sementara itu, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani, menilai bahwa rilis data tenaga kerja AS menjadi faktor utama di balik pelemahan IHSG. Data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu menunjukkan tingkat pengangguran lebih baik dari perkiraan (4% untuk Januari 2025 dibandingkan estimasi pasar 4,1%), serta pertumbuhan rata-rata upah yang melampaui ekspektasi. Menurut Arjun, data ini membuat proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed (FFR) menjadi kurang optimis dibanding sebelumnya.

Arjun menambahkan bahwa perubahan proyeksi kebijakan The Fed ini menyebabkan volatilitas pasar, yang berdampak pada tekanan terhadap IHSG sejak sesi pembukaan. Ketidakpastian terkait kebijakan tarif global di bawah pemerintahan Trump 2.0 semakin memperburuk sentimen pasar.

 

You Might Also Like

Haji Isam Siap Caplok 30% Saham BYAN

BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp 90.37 Miliar

Presdir Terseret OTT KPK, Bagaimana Nasib Saham SMRA?

BYAN Nyatakan Force Majeure di Tengah Isu Masuknya Haji Isam

Ada Menteri Keuangan Baru, Market Bakal Kemana?

TAGGED: IHSG, IHSG hari ini, pergerakan IHSG
Aurelia February 11, 2025 February 11, 2025
Previous Article Dua Kapal Terbakar di Marina Ancol, Satu Tewas, Lima Luka-Luka
Next Article Komisaris Mendadak Borong Saham PTRO, Ada Apa?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?