IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

BYAN Nyatakan Force Majeure di Tengah Isu Masuknya Haji Isam

By Aurelia 2 hours ago Bisnis
Image source: AP/ energi.hallo.id
SHARE

[Medan | 15 September 2026] PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan kondisi kahar atau force majeure setelah tiga anak usahanya belum memperoleh persetujuan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Pengumuman tersebut muncul di tengah pembicaraan mengenai rencana akuisisi saham mayoritas BYAN oleh pengusaha Haji Isam.

Tiga Anak Usaha BYAN Belum Dapat Persetujuan RKAB

Manajemen BYAN menyebut kondisi force majeure terjadi karena persetujuan perubahan RKAB 2026 belum diterbitkan kepada PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima. Perseroan mengatakan permohonan perubahan RKAB telah diajukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, hingga saat ini persetujuan tersebut belum diterbitkan sehingga ketiga anak usaha belum dapat menjalankan kegiatan produksi secara sah.

Kemampuan Memenuhi Kontrak Batu Bara Terdampak

Belum terbitnya persetujuan RKAB membuat BYAN dan anak usahanya menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kewajiban suplai batu bara kepada pelanggan sesuai perjanjian. Manajemen menilai kondisi tersebut dapat memberikan dampak material terhadap kelangsungan usaha perseroan. Dengan menyampaikan pemberitahuan force majeure, BYAN berharap dapat meminimalkan risiko maupun konsekuensi yang mungkin timbul akibat ketidakmampuan memenuhi kewajiban tersebut.

Muncul di Tengah Isu Akuisisi Haji Isam

Pengumuman tersebut terjadi ketika pembicaraan antara pengendali BYAN, Low Tuck Kwong, dan pengusaha Jhonlin Group, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, terkait pengambilalihan saham mayoritas Bayan Resources masih berlangsung. Mengutip Bloomberg News, Haji Isam disebut menawarkan sekitar US$3 miliar secara tunai untuk membeli 62% saham Bayan Resources. Sebagian pembayaran kemungkinan dilakukan secara bertahap.

Nilai Tawaran Jauh di Bawah Harga Pasar

Jika transaksi tersebut terealisasi pada nilai sekitar US$3 miliar, harga penawaran akan mencerminkan diskon sekitar 80% dibandingkan nilai pasar saat ini. Bayan Resources memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$26 miliar. Dengan nilai tersebut, Low Tuck Kwong masih tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

Pasar Menanti Kejelasan Dua Isu Utama

Dua perkembangan kini menjadi perhatian investor BYAN, yakni penyelesaian persoalan RKAB dan kelanjutan pembicaraan akuisisi dengan Haji Isam. Persetujuan RKAB akan menentukan kembali kemampuan produksi dan pemenuhan kontrak batu bara, sementara perkembangan transaksi akan menjadi faktor penting bagi struktur kepemilikan serta prospek perseroan ke depan.

 

You Might Also Like

Ada Menteri Keuangan Baru, Market Bakal Kemana?

Perkuat Bisnis Konten dan Iklan Digital, IRSX Gandeng iQIYI

Laba INET Naik 340% di Semester I-2026, Apa Pendorongnya?

Ada Rapat The Fed dan BoJ Pekan Ini, IHSG Bakal Kemana?

Ditawar Murah Haji Isam, Saham BYAN Ramai Dilepas Asing

TAGGED: saham BYAN
Aurelia September 15, 2026 September 15, 2026
Previous Article Yield Obligasi AS 10 Tahun Sentuh 5%, Apa Artinya Untuk Pasar?
Next Article Ramai Pertimbangan Perlambatan AI, Bagaimana Nasib Saham AI?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?