IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Laba ADRO Anjlok 34,16% Jadi Rp 25,34 Triliun di Tahun 2023, Kok Bisa?

By Aurelia 3 years ago Bisnis
Image source: AP/ market.bisnis.com
SHARE

[Medan | 5 Maret 2024] PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara, jasa kontraktor, infrastruktur, logistik, hingga pembangkit tenaga listrik ini mengalami penurunan laba bersih sebesar 34,16% dari US$ 2,49 miliar menjadi US$ 1,64 miliar sepanjang tahun 2023.

Pencapaian ini dipengaruhi oleh penurunan pendapatan bersih sebesar 19,56% year-on-year (YoY) dari US$8,10 miliar menjadi US$6,51 miliar atau sekitar Rp100,62 triliun. Penjualan batu bara, baik untuk ekspor maupun domestik, juga mengalami penurunan menjadi US$5,2 miliar (turun 23,94% YoY) dan US$825,36 juta (turun 5,81% YoY).

Selain itu, beban pokok pendapatan ADRO juga tercatat naik 15,39% menjadi US$ 3,98 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang hanya sebesar US$ 3,44 miliar. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh biaya royalti kepada pemerintah yang meningkat 19,18% menjadi US$ 1,46 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya US$ 1,23 miliar. Beban pengangkutan dan bongkar muat juga mengalami kenaikan sebesar 17,99% menjadi US$ 1,32 miliar.

Adapun total aset ADRO per akhir Desember 2023 turun 2,87% menjadi US$ 10,47 miliar dari US$ 10,78 miliar pada akhir tahun 2022. Total liabilitas juga mengalami penurunan sebesar 27,99% menjadi US$ 3,06 miliar dari US$ 4,25 miliar pada akhir Desember 2022. Sementara itu, ekuitas perusahaan meningkat 13,5% menjadi US$7,40 miliar dibandingkan dengan US$ 6,52 miliar pada akhir 2022 karena adanya peningkatan pada saldo laba belum dicadangkan.

Sebagai informasi, ADRO pada tahun ini menargetkan volume penjualan batu bara sebanyak 65-67 juta ton, mencerminkan kisaran -2% hingga +2% (YoY), dengan target volume penjualan batu bara termal yang stabil. Perusahaan tampaknya mengharapkan pertumbuhan volume yang didorong oleh batu bara kokas ADMR, dengan target produksi ADMR sebesar 5,4-5,9 juta ton, meningkat 10-31% (YoY).

You Might Also Like

Ditawar Murah Haji Isam, Saham BYAN Ramai Dilepas Asing

Asing Diam-diam Borong Saham ANTM Rp 300 Miliar, Ada Apa?

Morgan Stanley Borong Rp 541,9 Miliar Saham GOTO, Ada Apa?

BUMI Resmi Akuisisi 100% Saham Loyal Metals

Saham Kesehatan Mendadak ARA, Gara-gara Erupsi Anak Krakatau?

TAGGED: laba bersih ADRO, PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO), saham ADRO
Aurelia March 4, 2024 March 5, 2024
Previous Article Saham PTBA Tiba-tiba Melesat, Ada Apa?
Next Article Laba JSMR Naik 147% Jadi Rp 6,79 Triliun di Tahun 2023!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?