IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

OPEC+ Lanjutkan Pemangkasan Produksi, Harga Minyak Bakal Tembus US$ 100 per Barel?

By Aurelia 3 years ago Bisnis
Image source: AP/ offshore-technology.com
SHARE

[Medan | 5 April 2024] Harga minyak dunia naik pada hari Kamis (4/4/2024) di tengah kekhawatiran berkurangnya pasokan, yang dipicu oleh komitmen produsen utama minyak bumi untuk mempertahankan pengurangan produksi. Kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh indikasi pertumbuhan ekonomi yang kuat di Amerika Serikat, yang merupakan konsumen terbesar minyak dunia.

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman bulan Juni naik 31 sen, atau 0,4%, menjadi US$ 89,66 per barel pada 0443 GMT. Sedangkan harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik 30 sen, atau 0,4%, menjadi US$ 85,73 per barel.

Sebagai informasi, pertemuan para menteri utama Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) termasuk Rusia menegaskan kebijakan pasokan minyak tidak berubah dan menekan beberapa negara untuk meningkatkan kepatuhan terhadap pengurangan produksi. Hal ini menjaga pasar global tetap ketat dan berpotensi membuat harga minyak naik lebih tinggi lagi.

Selain itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan kehati-hatian terkait penurunan suku bunga di masa mendatang, mengingat data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja dan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Komentar tersebut memberikan sentimen positif bagi harga minyak karena menandakan pertumbuhan ekonomi AS yang kuat.

Kenaikan harga minyak baru-baru ini juga terjadi setelah serangan Ukraina terhadap kilang Rusia yang mengurangi pasokan bahan bakar dan kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas di Gaza dapat meluas hingga melibatkan Iran sehingga bisa mengganggu pasokan minyak di kawasan utama Timur Tengah.

Di tengah kenaikan harga minyak ini, beberapa saham migas di Indonesia pun tercatat ikut melonjak. Contohnya saja, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 0,32% ke level Rp 1.560 per saham pada perdagangan hari Kamis (4/4/2024), kemudian saham PT Elnusa Tbk (ELSA) juga melesat 1,01% ke level Rp 400 per saham. Begitu pula dengan saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) yang terbang 1,39% ke level Rp 730 per saham, dan saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) juga naik 0,37% ke level Rp 1.370 per saham.

You Might Also Like

Ini Daftar Saham Indonesia yang Ada di Dalam MSCI!

BEI Rombak IDX30, LQ45, dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

BUMI Akuisisi 100% Tambang Tembaga Australia Senilai US$22 Juta

IHSG Anjlok 1% Lebih Lagi, Terkena Aksi Profit Taking?

BEI Keluarkan 80 Saham HSC dari Perhitungan IHSG Mulai 2 November

TAGGED: harga minyak, harga minyak dunia, saham ELSA, saham ESSA, saham MEDC, saham PGAS
Aurelia April 4, 2024 April 5, 2024
Previous Article GOTO Akuisisi 309 Juta Saham Fintech Winato Kartono, Buat Apa?
Next Article Lo Kheng Hong Asyik Borong Saham ABMM, Emangnya Bagus?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?