IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Setelah Rights Issue, INET Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

By Aurelia 11 months ago Bisnis
Image source: AP/ insight.kontan.co.id
SHARE

[Medan | 2 Desember 2025] PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun setelah menyelesaikan aksi korporasi penambahan modal melalui rights issue. Direktur Utama INET Muhammad Arif menyampaikan bahwa proses pengajuan obligasi tersebut telah masuk ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ditargetkan rampung pada awal 2026. Penerbitan obligasi ini dipersiapkan untuk mendukung pengembangan dan diversifikasi jaringan perseroan di Kalimantan Barat.

Sebelumnya, INET sedang menjalani proses due diligence untuk mengakuisisi 60% saham Trans Hybrid Communication (THC), perusahaan pemilik backbone fiber optik dengan jaringan strategis di Kalimantan Barat. Jika akuisisi berhasil, INET berencana meluncurkan layanan fiber to the home (FTTH) di wilayah yang dilalui jaringan backbone THC.

Dengan rencana penerbitan obligasi dan rights issue, anggaran belanja modal (capex) INET pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp4,2 triliun. Rights issue tersebut bernilai maksimal Rp3,2 triliun melalui penerbitan 12,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Dana yang dihimpun akan difokuskan untuk ekspansi jaringan FTTH berkecepatan tinggi berbasis teknologi Wi-Fi 7.

Sebagian besar dana rights issue, sekitar Rp2,8 triliun, akan dialokasikan kepada PT Garuda Prima Internetindo (GPI) untuk menambah dua juta pelanggan baru di Bali dan Lombok. Selain itu, Rp213,44 miliar akan diberikan kepada PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) untuk melunasi biaya sewa jaringan kabel bawah laut kepada PT Jejaring Mitra Persada. PT Internet Anak Bangsa (IAB) akan menerima Rp135 miliar untuk modal kerja pengembangan FTTH di Pulau Jawa, sedangkan sisa dana akan digunakan untuk pengembangan layanan, pembelian perangkat, pemasaran, pelatihan, dan biaya operasional lainnya.

 

You Might Also Like

Selama Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, IHSG Anjlok 36,6%

Masih Tersengat Pengumuman MSCI, IHSG Jebol Level 5.000!

IHSG Anjlok Dalam, Emiten Ramai Buyback Saham

MSCI Ancam Turunkan Status Indonesia ke Standalone Market, Investor Harus Apa?

IHSG Tertekan, Asing Justru Borong Saham GOTO

TAGGED: INET obligasi, inet rights issue, saham INET
Aurelia December 2, 2025 December 2, 2025
Previous Article Sisa Sebulan, Akankah Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2025 Tercapai?
Next Article PANI Revisi Harga Rights Issue Jadi Rp 12.975
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?