IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

IHSG Tertekan, Asing Justru Borong Saham GOTO

By Aurelia 3 hours ago Bisnis
Image source: AP/ cnbcindonesia.com
SHARE

[Medan | 13 Oktober 2026] Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan besar pada perdagangan Senin (12/10/2026), dengan ditutup turun 157,61 poin atau 2,59% ke level 5.936,14. Di tengah pelemahan pasar saham domestik, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy), terutama pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO).

Secara keseluruhan, investor asing membukukan net buy sebesar Rp128,29 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler, pembelian bersih asing tercatat sebesar Rp81,1 miliar. Arus dana tersebut menunjukkan bahwa meskipun IHSG melemah tajam, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu.

GOTO Jadi Sasaran Utama Pembelian Asing

GOTO menjadi saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin, mencapai Rp134,34 miliar. Namun, derasnya pembelian tersebut belum mampu menahan pelemahan harga saham. GOTO tetap turun 10% ke level Rp27 per saham.

Berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan Senin (12/10/2026):

  • GOTO — Rp134,34 miliar
  • BBRI — Rp80,30 miliar
  • ASII — Rp78,31 miliar
  • VKTR — Rp33,51 miliar
  • TINS — Rp30,73 miliar
  • ERAA — Rp26,16 miliar
  • BRMS — Rp24,73 miliar
  • SMGR — Rp19,96 miliar
  • MEDC — Rp16,11 miliar
  • MDKA — Rp14,31 miliar

Selain GOTO, investor asing juga membukukan pembelian bersih yang cukup besar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Keduanya mencatatkan net buy masing-masing Rp80,30 miliar dan Rp78,31 miliar.

BMRI Pimpin Daftar Penjualan Asing

Di sisi lain, tekanan jual asing terbesar terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI), dengan net sell mencapai Rp78,65 miliar. Saham BMRI ditutup melemah 0,74% ke level Rp4.010 per saham.

Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar pada perdagangan Senin (12/10/2026):

  • BMRI — Rp78,65 miliar
  • BBCA — Rp55,94 miliar
  • BUMI — Rp52,48 miliar
  • ANTM — Rp44,70 miliar
  • DEWA — Rp40,15 miliar
  • ISAT — Rp34,87 miliar
  • DSSA — Rp33,44 miliar
  • TLKM — Rp27,11 miliar
  • EXCL — Rp17,47 miliar
  • BDMN — Rp16,89 miliar

Selain BMRI, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga mencatatkan penjualan bersih asing yang besar, masing-masing Rp55,94 miliar dan Rp52,48 miliar. Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turut masuk dalam daftar saham dengan tekanan jual asing terbesar.

Dampak ke Pasar: Net Buy Belum Berarti Harga Akan Pulih

Pembelian bersih asing di tengah pelemahan IHSG menunjukkan bahwa arus dana investor tidak bergerak seragam di seluruh saham. Investor asing dapat membeli saham tertentu ketika pasar secara keseluruhan terkoreksi, sementara saham lain justru mengalami arus keluar.

Pergerakan GOTO menjadi contoh bahwa net buy tidak otomatis mendorong kenaikan harga dalam jangka pendek. Meski mencatatkan pembelian bersih asing terbesar, saham tersebut tetap melemah 10% ke Rp27 per saham. Data satu hari juga belum cukup untuk memastikan apakah pembelian tersebut menandakan akumulasi berkelanjutan atau sekadar transaksi jangka pendek.

Bagi investor, data net buy dan net sell dapat menjadi petunjuk untuk memantau pergerakan dana, tetapi perlu dibaca bersama tren harga, volume transaksi, kinerja perusahaan, dan sentimen pasar. Di tengah koreksi IHSG sebesar 2,59%, pembelian asing pada beberapa saham belum dengan sendirinya menunjukkan bahwa tekanan jual di pasar telah berakhir.

You Might Also Like

IHSG Jebol Level 6.000, Gara-gara Isu Sanksi MSCI ke BREN hingga DSSA?

Ada Transaksi BYAN Rp 26,1 Triliun di Pasar Nego, Haji Isam Resmi Masuk?

Spin Off Bisnis Fiber Optik, TLKM Siapkan Buyback Premium

Transaksi Short Selling Resmi Dibuka Hari Ini

Short Selling Mulai Berlaku Besok, Apa yang Perlu Diketahui?

TAGGED: saham GOTO
Aurelia October 13, 2026 October 13, 2026
Previous Article Menkeu Suahasil Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik hingga 6 Bulan
Next Article Inflasi Produsen Jepang Melambat, Tekanan BoJ Naikkan Suku Bunga Mereda
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?