IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

Siap-siap! Dua Saham IPO Listing di Bursa Hari Ini

By Aurelia 2 hours ago Bisnis
Image source: AP/ tempo.co
SHARE

[Medan | 7 Juli 2026] Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan dua emiten baru pada hari ini, Selasa (7/7/2026), yakni PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Keduanya resmi memulai perdagangan setelah menyelesaikan proses distribusi saham kepada investor pada Senin (6/7/2026).

Kehadiran dua emiten tersebut menambah daftar perusahaan yang melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) sepanjang 2026. JELI akan tercatat di Papan Pengembangan, sementara JECX langsung masuk ke Papan Utama BEI.

JELI merupakan produsen makanan olahan yang dikenal melalui merek INACO dan masuk dalam sektor Barang Konsumen Primer. Sementara itu, JECX merupakan pengelola jaringan Jakarta Eye Center (JEC) Hospital & Clinic yang bergerak di sektor kesehatan.

Antusiasme Investor Sangat Tinggi

Minat investor terhadap kedua IPO tersebut tergolong tinggi. Saham JELI mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi sekitar 606.892 Single Investor Identification (SID). Di sisi lain, penawaran umum JECX juga mendapat respons positif dengan melibatkan lebih dari 400.000 SID.

Tingginya permintaan tersebut meningkatkan peluang kedua saham mengalami kenaikan signifikan pada hari pertama perdagangan, bahkan berpotensi menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) apabila tekanan beli terus mendominasi.

JELI Raup Dana Rp239,4 Miliar

Dalam IPO, PT Niramas Utama Tbk menawarkan 266 juta saham baru atau setara 21,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan harga penawaran Rp900 per saham, perseroan berhasil menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar, sehingga kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar Rp1,14 triliun saat pencatatan perdana.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk:

  • Sekitar 56,70% sebagai penyertaan modal kepada entitas anak.
  • 22,36% untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku.
  • 10,09% untuk pelunasan utang jangka pendek.
  • 10,04% untuk pembelian dan pemasangan mesin produksi.
  • Sisanya sekitar 4,23% dialokasikan untuk biaya emisi saham.

Strategi tersebut menunjukkan fokus perseroan pada ekspansi kapasitas produksi sekaligus memperkuat struktur keuangan.

JECX Himpun Dana Hampir Rp610 Miliar

Sementara itu, PT Nitrasanata Dharma Tbk menawarkan sekitar 2,76 miliar saham baru atau 15% dari total modal setelah IPO.

Dengan harga penawaran Rp1.250 per saham, perseroan berhasil menghimpun dana sekitar Rp609,98 miliar dan mencatat kapitalisasi pasar sekitar Rp4,07 triliun saat mulai diperdagangkan.

Setelah dikurangi biaya emisi sekitar 1,25%, dana IPO akan dimanfaatkan untuk:

  • 46,72% sebagai modal kerja.
  • 30,33% disalurkan kepada entitas anak untuk melunasi utang.
  • 22,95% digunakan membayar utang perseroan kepada BCA dan HSBC.

Penggunaan dana tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan sekaligus mendukung ekspansi layanan kesehatan JEC di masa mendatang.

Prospek Saham IPO

Besarnya tingkat oversubscription mencerminkan tingginya minat investor terhadap kedua emiten. Kondisi tersebut biasanya menjadi katalis positif pada perdagangan perdana karena jumlah saham yang diperoleh investor relatif terbatas dibandingkan besarnya permintaan.

Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan valuasi, fundamental perusahaan, serta strategi penggunaan dana hasil IPO. Pergerakan harga pada hari pertama umumnya lebih dipengaruhi oleh sentimen dan tingginya permintaan pasar, sementara kinerja jangka panjang akan bergantung pada kemampuan masing-masing emiten merealisasikan ekspansi usaha dan meningkatkan profitabilitas.

Dengan karakteristik bisnis yang berbeda, JELI menawarkan eksposur pada sektor barang konsumsi yang cenderung defensif, sedangkan JECX memberikan peluang pertumbuhan dari industri layanan kesehatan yang masih memiliki prospek jangka panjang di Indonesia.

 

You Might Also Like

MSCI Masih Bekukan Saham Indonesia di Review Agustus!

IHSG Hijau, Tapi Likuiditas Masih Tipis

Reli Berturut-turut, IHSG Bisa Tembus 6.000 di Minggu Ini?

Fitch: Korporasi Indonesia Hadapi Tantangan Makro Ekonomi dan Ketidakpastian Regulasi

Pasar Tunggu Rilis Data Inflasi dan Neraca Dagang Besok, IHSG Bakal Kemana?

TAGGED: saham IPO, saham JECX, saham JELI
Aurelia July 7, 2026 July 7, 2026
Previous Article Cadangan Devisa RI Juni 2026 Diproyeksi Turun
Next Article Indonesia-Singapura Teken 26 Kesepakatan, Apa Saja?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?