IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Untuk Asia ke Level Terendah 6 Tahun

By Aurelia 1 hour ago Ekonomi
Image source: AP/ energynow.com
SHARE

[Medan | 6 Oktober 2026] Arab Saudi secara mengejutkan memangkas harga jual minyak mentah untuk pasar Asia pada November 2026 ke level terendah dalam enam tahun. Sebaliknya, harga minyak untuk pembeli di Eropa barat laut dan kawasan Mediterania justru dinaikkan.

Berdasarkan dokumen harga yang diperoleh Reuters, Arab Saudi menetapkan official selling price (OSP) minyak mentah Arab Light untuk pengiriman November ke Asia sebesar US$5 per barel di bawah rata-rata harga minyak Oman dan Dubai. Diskon tersebut melebar US$3 per barel dibandingkan bulan sebelumnya.

Diskon Arab Light Terbesar Sejak 2020

Data Reuters menunjukkan diskon Arab Light untuk pengiriman November merupakan yang terbesar sejak Juni 2020, atau dalam enam tahun terakhir. Keputusan tersebut berada di luar ekspektasi pasar. Sebelumnya, dalam survei Reuters, pelaku pasar memperkirakan OSP Arab Light untuk November justru akan dinaikkan hingga US$5 per barel, sejalan dengan kenaikan harga acuan minyak Timur Tengah.

Saudi Aramco juga memangkas OSP November untuk minyak mentah dengan kualitas lebih berat, yakni Arab Medium dan Arab Heavy, yang dijual ke pasar Asia. Masing-masing jenis minyak tersebut mendapatkan pemangkasan sebesar US$5 per barel.

Biaya Pengiriman Minyak Melonjak

Pemangkasan harga dilakukan ketika Saudi Aramco berupaya mempertahankan pangsa pasar di tengah meningkatnya biaya pengiriman minyak. Sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut sebelumnya mengatakan Aramco mempertimbangkan pemberian diskon untuk minyak yang dimuat dari Oman guna mengompensasi pembeli atas tingginya biaya angkutan laut.

Gangguan akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran turut memengaruhi arus ekspor minyak dan mendorong kenaikan biaya pengiriman. Tiga sumber dari perusahaan pengolahan minyak di Asia mengatakan pemangkasan OSP tersebut tampaknya ditujukan untuk membantu pembeli menanggung tingginya biaya angkut. Ketiga sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim.

Tarif Kapal Tanker Tembus US$1,2 Juta per Hari

Berdasarkan data LSEG, biaya sewa kapal tanker minyak berukuran sangat besar atau very large crude carrier (VLCC), yang mampu mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dari kawasan Teluk ke China, mencapai US$1,2 juta per hari pada Jumat. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan sekitar US$80.000 per hari pada periode yang sama tahun lalu.

Salah satu sumber mengatakan harga jual minyak yang lebih rendah juga dapat mengompensasi waktu tunggu dan perjalanan yang lebih panjang bagi minyak Saudi yang diekspor melalui Pelabuhan Sidi Kerir di Mesir, di tengah keterlambatan proses pemuatan kargo.

Saudi Kembali Salurkan Minyak di Luar Selat Hormuz

Sejak September, Saudi Aramco telah menjual jutaan barel minyak mentah melalui skema transfer antar kapal atau ship-to-ship transfer di luar Selat Hormuz. Langkah tersebut membantu mendorong kembali arus minyak melalui jalur strategis tersebut ke level sebelum konflik.

Arab Saudi juga kembali melakukan pemuatan minyak melalui Pelabuhan Yanbu di Laut Merah setelah aktivitas tersebut sempat dihentikan sementara akibat serangan drone yang menyebabkan jaringan pipa minyak utama East-West ditutup.

Harga untuk Eropa Naik, AS Tetap

Kebijakan harga Saudi Aramco berbeda untuk pasar Eropa. Untuk pembeli di Eropa barat laut, OSP November dinaikkan sebesar US$3 per barel untuk seluruh jenis minyak mentah. Sementara itu, harga jual minyak Saudi untuk pembeli di Amerika Serikat tidak mengalami perubahan.

 

You Might Also Like

Rilis Besok, Cadangan Devisa RI September 2026 Diproyeksi Turun Tipis

Aturan Karbon Eropa, Nikel Indonesia Baru Penuhi 31% Standar ESG

Yield Obligasi AS Naik Terus, Tenor 10 Tahun Tembus 5,3%

Suahasil Tegaskan Dividen Danantara Tidak Masuk APBN 2027

Inflasi Jepang Naik, Peluang BOJ Naikkan Suku Bunga Makin Terbuka

TAGGED: Arab Saudi, harga minyak
Aurelia October 6, 2026 October 6, 2026
Previous Article Spin Off Bisnis Fiber Optik, TLKM Siapkan Buyback Premium
Next Article Suahasil Tegaskan Dividen Danantara Tidak Masuk APBN 2027
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?