IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Suahasil Tegaskan Dividen Danantara Tidak Masuk APBN 2027

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ investor.id
SHARE

[Medan | 6 Oktober 2026] Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan kontribusi dividen yang dikelola Danantara belum diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 maupun APBN 2027. Menurutnya, kontribusi tersebut baru berpotensi tercermin dalam APBN pada periode mendatang.

Suahasil mengatakan pemerintah saat ini masih menyelesaikan APBN 2026, sementara APBN 2027 telah memperoleh persetujuan. Namun, hingga kedua periode tersebut, kontribusi dividen Danantara belum masuk dalam perhitungan APBN.

Dividen Danantara Belum Masuk APBN

Dalam wawancara dengan Bloomberg Television yang dikutip Selasa (6/10/2026), Suahasil menyebut kontribusi dividen Danantara belum tercermin dalam APBN 2026 dan 2027. “Jadi, kontribusi [dividen] tersebut belum tercermin dalam APBN 2026 dan 2027, tetapi mungkin akan tercermin di masa mendatang,” kata Suahasil.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan kontribusi tersebut mulai dimasukkan dalam APBN 2028, Suahasil belum memberikan kepastian. Ia menyebut kemungkinan tersebut masih bersifat hipotetis. “Kemungkinan adalah sesuatu yang berbeda, itu hipotetis,” ujarnya.

Dividen BUMN Disalurkan ke Danantara

Suahasil menjelaskan bahwa dividen dari perusahaan-perusahaan BUMN disalurkan kepada Danantara. Dana tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk berbagai proyek, investasi, maupun intervensi ekonomi.

Pemerintah berharap dana tersebut tidak sekadar digunakan secara langsung, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai pengungkit untuk menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar. “Kami berharap dana tersebut dapat di-leverage, bukan digunakan secara langsung dengan skema satu banding satu, tetapi dimanfaatkan sebagai pengungkit,” ujar Suahasil.

Danantara Didorong Jadi Katalis Investasi

Menurut Suahasil, Danantara juga dapat memainkan peran sebagai katalisator investasi dengan menarik keterlibatan sektor swasta dan mendorong masuknya investasi. Ia mengatakan Danantara perlu memanfaatkan dana yang dikelolanya secara efisien karena lembaga tersebut merupakan bentuk konsolidasi seperti sovereign wealth fund.

“Danantara harus menggunakannya secara lebih efisien karena merupakan konsolidasi seperti sovereign wealth fund. Dengan demikian, Danantara dapat menjadi katalisator, mengundang sektor swasta, dan mendorong masuknya investasi,” katanya.

APBN Fokus pada Layanan Publik

Di sisi lain, Suahasil mengatakan APBN dapat lebih diarahkan untuk membiayai kebutuhan layanan publik, pembangunan infrastruktur dasar, serta perlindungan sosial masyarakat. Pemerintah, lanjutnya, tetap akan mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur sekaligus menjaga program perlindungan sosial.

“Kami tetap akan berinvestasi pada infrastruktur dan juga berkonsentrasi pada perlindungan sosial masyarakat. Jadi, jawabannya adalah ya. Baik secara langsung maupun tidak langsung, Danantara berkontribusi terhadap perekonomian,” kata Suahasil.

Berbeda dengan Pernyataan Purbaya

Pernyataan Suahasil berbeda dengan keterangan yang sebelumnya disampaikan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya pada Agustus 2026 mengatakan Danantara akan menyetorkan dana sekitar Rp120 triliun pada tahun tersebut. “Sudah dipastikan. Tinggal ditentuin kapan dia mau ngirim. Itu saja, sekitar 120 triliun,” ujar Purbaya di kompleks Kementerian Keuangan, Jumat (28/8/2026). 

Menurut Purbaya, besaran dana tersebut ditentukan oleh Presiden Prabowo Subianto berdasarkan kebutuhan investasi Danantara. Apabila terdapat kelebihan dari kebutuhan investasi, sebagian dana tersebut disebut dapat ditempatkan kepada pemerintah dan memberikan manfaat bagi APBN. Purbaya menegaskan dana sekitar Rp120 triliun tersebut merupakan sisa dari kebutuhan investasi Danantara yang telah diperhitungkan oleh Presiden.

 

You Might Also Like

Rilis Besok, Cadangan Devisa RI September 2026 Diproyeksi Turun Tipis

Aturan Karbon Eropa, Nikel Indonesia Baru Penuhi 31% Standar ESG

Yield Obligasi AS Naik Terus, Tenor 10 Tahun Tembus 5,3%

Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Untuk Asia ke Level Terendah 6 Tahun

Inflasi Jepang Naik, Peluang BOJ Naikkan Suku Bunga Makin Terbuka

TAGGED: APBN Danantara, suahasil
Aurelia October 6, 2026 October 6, 2026
Previous Article Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Untuk Asia ke Level Terendah 6 Tahun
Next Article Yield Obligasi AS Naik Terus, Tenor 10 Tahun Tembus 5,3%
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?