IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Gedung Putih Dukung Powell Pimpin The Fed Jika Pengganti Belum Resmi

By Aurelia Tanu 5 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ edition.cnn.com
SHARE

[Medan | 23 April 2026] Gedung Putih memberi sinyal bahwa Jerome Powell dapat tetap memimpin Federal Reserve untuk sementara waktu jika penggantinya belum resmi dikonfirmasi. Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett menilai langkah tersebut sah secara hukum, mengacu pada opsi Powell untuk menjabat sebagai chair pro tempore setelah masa jabatannya berakhir pada Mei.

Proses Nominasi Warsh Masih Tertahan
Presiden Donald Trump telah menunjuk Kevin Warsh sebagai calon Ketua The Fed berikutnya. Namun, prosesnya belum rampung. Saat ini Warsh masih berada pada tahap awal, yakni setelah sidang konfirmasi di Komite Perbankan Senat, dan belum bisa melangkah ke voting penuh di Senat.

Hambatan utama datang dari kurangnya dukungan suara Partai Republik di komite tersebut, termasuk penolakan dari Senator Thom Tillis yang menahan dukungannya. Selama belum lolos dari tahap komite, nominasi Warsh tidak dapat diajukan ke pemungutan suara final di Senat.

Apa yang Dibutuhkan Agar Warsh Resmi?
Agar resmi menjabat, Warsh masih harus melewati beberapa tahapan krusial: persetujuan mayoritas di Komite Perbankan Senat, kemudian lolos voting penuh Senat. Tanpa dua tahap ini, ia tidak bisa dilantik sebagai Ketua The Fed. Artinya, dalam jangka pendek, posisi kepemimpinan bank sentral AS masih berada dalam ketidakpastian.

Dampak ke Market: Ketidakpastian Kebijakan The Fed
Situasi ini menciptakan policy uncertainty di pasar global. Di satu sisi, jika Powell tetap menjabat sementara, arah kebijakan cenderung lebih stabil dan predictable. Namun di sisi lain, tertahannya Warsh. yang dikenal dengan kecenderungan suku bunga lebih rendah, membuat pasar belum bisa sepenuhnya price in perubahan arah kebijakan The Fed.

Akibatnya, yield US Treasury berpotensi tetap volatil, dolar AS cenderung bertahan kuat, dan aliran dana global masih berhati-hati. Bagi pasar negara berkembang seperti Indonesia, kondisi ini berarti tekanan terhadap rupiah dan potensi outflow masih akan berlanjut dalam jangka pendek, sehingga ruang penguatan IHSG menjadi terbatas.

 

You Might Also Like

Kemenkeu Copot Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi & Fiskal, Ada Apa?

AS-Iran Saling Rebut Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Tembus US$ 100 per Barel

Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Wall Street Tembus Rekor Baru

RDG April: BI Kembali Tahan Suku Bunga di Level 4.75%

Ini Daftar Gagasan Besar dari Calon Ketua The Fed Kevin Warsh

TAGGED: Gedung Putih, Jerome Powell, ketua the fed baru, Kevin Warsh
Aurelia Tanu April 23, 2026 April 23, 2026
Previous Article AS-Iran Saling Rebut Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Tembus US$ 100 per Barel
Next Article Kemenkeu Copot Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi & Fiskal, Ada Apa?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?