IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Mulai Melunak, China Beri 10 Insentif Untuk Taiwan

By Aurelia 5 months ago Ekonomi
Image source: AP/ nbcnews.com
SHARE

[Medan | 13 April 2026] Pemerintah China mulai menunjukkan pendekatan yang lebih lunak terhadap Taiwan dengan mengumumkan 10 langkah insentif baru, menyusul pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan pemimpin oposisi Taiwan dari Kuomintang (KMT), Cheng Li-wun.

Langkah-langkah tersebut mencakup pelonggaran pembatasan pariwisata, pembukaan kembali jalur penerbangan, hingga kemudahan akses bagi produk makanan dan perikanan Taiwan ke pasar China. Selain itu, Beijing juga membuka peluang penayangan konten hiburan asal Taiwan, seperti drama dan dokumenter, selama dinilai memiliki “orientasi yang tepat”.

Kebijakan ini juga mencakup rencana pembentukan mekanisme komunikasi reguler antara Partai Komunis China dan KMT—sebuah sinyal penting bahwa Beijing berupaya membangun jalur diplomasi alternatif di luar pemerintahan resmi Taiwan.

Namun, pendekatan ini tetap disertai syarat politik yang tegas, yakni komitmen untuk menolak kemerdekaan Taiwan. Pemerintah China juga masih menolak berkomunikasi dengan Presiden Taiwan saat ini, Lai Ching-te, yang dianggap sebagai tokoh pro-kemerdekaan oleh Beijing.

Langkah “soft approach” ini mencerminkan strategi China untuk menggabungkan tekanan politik dengan insentif ekonomi guna menarik simpati publik dan pelaku usaha di Taiwan. Di satu sisi, Beijing ingin meredakan ketegangan dan membuka kembali hubungan ekonomi, namun di sisi lain tetap mempertahankan posisi keras terkait kedaulatan.

Bagi pasar, dinamika ini menjadi sinyal penting. Jika insentif ini berhasil membuka kembali arus perdagangan dan pariwisata lintas selat, maka potensi pemulihan aktivitas ekonomi regional akan meningkat. Namun, karena komunikasi resmi dengan pemerintah Taiwan masih buntu, risiko geopolitik tetap tinggi dan berpotensi kembali memanas sewaktu-waktu.

 

 

You Might Also Like

DSI Siapkan Margin Fee Untuk Ekspor Batubara, Sawit dan Ferroalloy

Inflasi Inti PCE Capai 3,3%, The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga?

Jelang Pidato Warsh, Pengumuman Calon Gubernur BI hingga Aksi Demo, Rupiah Bakal Kemana?

DPR Akan Umumkan Hasil Fit and Proper Test Calon Gubernur BI Hari Ini

Iran-Oman Bahas Pembukaan Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Turun di Bawah US$90

TAGGED: China Taiwan, insentif taiwan
Aurelia April 13, 2026 April 13, 2026
Previous Article Harga Minyak Kembali Tembus USD 100 per Barel Usai Negosiasi AS-Iran Gagal
Next Article Ini Daftar 18 Emiten yang Bakal Didelisting BEI
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?