IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Purbaya Sebut Laba Danantara Jadi Cadangan Fiskal, Bukan Buat Tutup Defisit

By Aurelia 2 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ news.ddtc.co.id
SHARE

[Medan | 9 September 2026] Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan rencana setoran keuntungan BPI Danantara sebesar Rp120 triliun kepada pemerintah tidak ditujukan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat cadangan fiskal atau fiscal buffer pemerintah.

Purbaya menjelaskan bahwa tambahan dana tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan fiskal pemerintah dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi dan kebutuhan pembiayaan di masa mendatang. “Itu cadangan untuk kita supaya lebih kuat fiscal buffer-nya,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Bukan untuk Menekan Defisit

Purbaya membantah bahwa pengalihan sebagian keuntungan Danantara kepada pemerintah merupakan langkah untuk memperbaiki atau menekan defisit fiskal tahun depan. Menurutnya, fungsi utama dana tersebut adalah sebagai cadangan yang dapat memperkuat posisi fiskal pemerintah. Dengan fiscal buffer yang lebih besar, pemerintah memiliki ruang yang lebih luas untuk menghadapi tekanan ekonomi maupun kebutuhan pembiayaan yang tidak terduga.

Meski demikian, realisasi pembagian keuntungan tersebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut dengan Danantara. Purbaya memastikan kebijakan tersebut direncanakan mulai diterapkan tahun ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagian Dividen BUMN Kembali ke Pemerintah

Sebelumnya, Purbaya telah mengungkapkan bahwa sebagian keuntungan yang berasal dari dividen BUMN berpotensi kembali masuk ke kas pemerintah mulai 2026. Perubahan tersebut terjadi setelah pengelolaan perusahaan-perusahaan BUMN dialihkan ke Danantara sebagai konsekuensi dari amandemen Undang-Undang BUMN.

Sebelumnya, dividen BUMN secara langsung menjadi bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pos Kekayaan Negara Dipisahkan (KND). Namun, setelah pembentukan Danantara, pengelolaan dividen tersebut dialihkan kepada lembaga pengelola investasi negara tersebut. Pemerintah kini mempertimbangkan untuk mengalokasikan kembali sebagian keuntungan yang dikelola Danantara sebagai cadangan fiskal.

Mengurangi Ketergantungan terhadap Utang

Salah satu tujuan utama pembentukan cadangan fiskal tersebut adalah untuk mengurangi kebutuhan pemerintah dalam menarik utang baru. Purbaya menilai tambahan penerimaan dari keuntungan Danantara dapat meningkatkan kesinambungan fiskal pemerintah, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan dan tingginya biaya utang.

Dengan adanya tambahan cadangan, pemerintah memiliki sumber dana yang lebih besar untuk menghadapi kebutuhan fiskal tanpa harus selalu meningkatkan penarikan utang. “Ada ide Presiden untuk menempatkan sebagian keuntungan Danantara untuk cadangan pemerintah, sehingga itu yang bisa mengurangi utang kita juga,” ujar Purbaya sebelumnya.

Memperkuat Ketahanan Fiskal

Secara sederhana, kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin memanfaatkan sebagian keuntungan dari aset-aset negara yang dikelola Danantara untuk memperkuat posisi keuangan negara. Dana Rp120 triliun tersebut bukan secara langsung digunakan untuk membiayai belanja pemerintah atau menutup defisit APBN, melainkan disiapkan sebagai cadangan fiskal.

Keberadaan cadangan tersebut diharapkan dapat memberikan pemerintah fleksibilitas yang lebih besar dalam menghadapi risiko ekonomi dan mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan utang, terutama ketika biaya pinjaman berada pada level yang tinggi.

 

You Might Also Like

Harga Tembaga Cetak Rekor, Saham AMMN dan MDKA Banyak Diburu

Kanada Balas Trump, Semua Produk AS Kena Tarif 15%-50%

Rupiah Terus Menguat, Balik Lagi ke Level 17.750

AS-Iran Makin Panas, Harga Minyak Dekati US$ 100 per Barel

Iran Sebut Kesepakatan Selat Hormuz dengan Orman Segera Rampung

TAGGED: laba danantara, purbaya danantara
Aurelia September 9, 2026 September 9, 2026
Previous Article Kanada Balas Trump, Semua Produk AS Kena Tarif 15%-50%
Next Article Harga Tembaga Cetak Rekor, Saham AMMN dan MDKA Banyak Diburu
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?