IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Rusia Terbitkan Obligasi Yuan Usai Kunjungan Putin ke China

By Aurelia Tanu 13 hours ago Ekonomi
Image source: AP/ edition.cnn.com
SHARE

[Medan | 29 Mei 2026] Rusia kembali menerbitkan obligasi pemerintah dalam denominasi yuan China sebagai bagian dari strategi pendanaan fiskal dan penguatan kerja sama ekonomi dengan China.

Contents
Rusia Tawarkan Obligasi Yuan Tenor 10 TahunRusia Cari Alternatif PendanaanDedolarisasi Semakin AgresifHubungan Rusia-China Semakin EratDampak terhadap Pasar Global

Langkah ini dilakukan tidak lama setelah Presiden Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping di Beijing pekan lalu.

Rusia Tawarkan Obligasi Yuan Tenor 10 Tahun

Kementerian Keuangan Rusia membuka penawaran obligasi pemerintah tenor 10 tahun dengan kupon maksimal 8%. Obligasi tersebut dapat dibeli dan dibayar menggunakan yuan maupun rubel, sesuai pilihan investor.

Penerbitan ini menjadi seri kedua obligasi yuan pemerintah Rusia setelah penerbitan perdana dilakukan tahun lalu.

Sebelumnya, Rusia berhasil menghimpun sekitar 20 miliar yuan atau setara US$2,9 miliar melalui dua tahap penerbitan obligasi yuan domestik.

Rusia Cari Alternatif Pendanaan

Penerbitan obligasi yuan dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan fiskal Rusia akibat:

  • Pengeluaran militer yang tinggi.
  • Pendapatan minyak yang melemah.
  • Tekanan sanksi Barat pasca perang Ukraina.

Pemerintah Rusia menargetkan defisit fiskal sebesar 1,6% terhadap PDB tahun ini. Namun hingga empat bulan pertama 2026, defisit telah melebar menjadi sekitar 2,5% terhadap PDB.

Dedolarisasi Semakin Agresif

Langkah Rusia menerbitkan obligasi yuan mencerminkan percepatan strategi dedolarisasi dan pengurangan ketergantungan terhadap sistem keuangan Barat.

Sejak invasi Ukraina pada 2022, China menjadi mitra ekonomi utama Rusia, baik dalam perdagangan, energi, maupun sistem pembayaran internasional.

Melalui obligasi yuan, Rusia berupaya:

  • Mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
  • Memperluas basis investor Asia.
  • Membangun kurva yield berbasis yuan.
  • Mempermudah pembiayaan korporasi Rusia dalam mata uang China.

Hubungan Rusia-China Semakin Erat

Pertemuan Putin dan Xi Jinping di Beijing mempertegas semakin eratnya hubungan strategis kedua negara di tengah ketegangan geopolitik global dan fragmentasi ekonomi dunia.

Kerja sama keduanya mencakup:

  • Energi dan perdagangan.
  • Sistem pembayaran non-dolar.
  • Investasi bilateral.
  • Stabilitas geopolitik Eurasia.

Dampak terhadap Pasar Global

Penerbitan obligasi yuan Rusia menunjukkan perubahan struktur pasar keuangan global yang semakin multipolar.

Implikasinya antara lain:

  • Penggunaan yuan dalam perdagangan dan pembiayaan internasional meningkat.
  • Dominasi dolar AS secara bertahap mulai ditantang.
  • Permintaan aset berbasis yuan berpotensi meningkat.

Namun, dolar AS diperkirakan tetap menjadi mata uang dominan global dalam jangka pendek karena likuiditas dan kedalaman pasar keuangannya masih jauh lebih besar.

 

You Might Also Like

Inflasi Tokyo Turun, BoJ Bakal Tahan Suku Bunga?

Inflasi Inti PCE AS Naik, The Fed Akan Higher for Longer?

Harga Minyak Turun Usai AS-Iran Dikabarkan Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari

BI Naikkan Suku Bunga Sebesar 50 Bps ke Level 5,25%!

Purbaya Siapkan Rp 2 T per Hari Buat Borong SBN, Baru Terealisasi Rp 600 Miliar

TAGGED: Rusia China
Aurelia Tanu May 29, 2026 May 29, 2026
Previous Article Inflasi Tokyo Turun, BoJ Bakal Tahan Suku Bunga?
Next Article Ekspor Satu Pintu: Strategi Penyelamatan Devisa atau Awal Monopoli Negara?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?