IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Ekonomi

Wall Street Melemah Akibat Ketidakpastian Konflik Iran-AS, Bursa Asia Bakal Ikutan?

By Aurelia 3 months ago Ekonomi
Image source: AP/ cnbcindonesia.com
SHARE

[Medan | 24 April 2026] Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (23/4) seiring meningkatnya ketegangan konflik Iran–AS yang kembali menekan sentimen risiko global. Indeks S&P 500 turun 0,4% setelah sempat terkoreksi lebih dalam di awal sesi, sementara Nasdaq 100 melemah 0,6%. Di sisi lain, harga minyak Brent melonjak 4,5% ke US$106,46 per barel, mencerminkan meningkatnya premi risiko geopolitik akibat gangguan di Selat Hormuz.

Eskalasi Selat Hormuz Jadi Sumber Tekanan Utama Pasar
Pelemahan pasar dipicu meningkatnya ketegangan militer, termasuk perintah Presiden AS Donald Trump untuk merespons keras aktivitas Iran di Selat Hormuz serta pernyataan Israel yang membuka opsi eskalasi lanjutan. Ketidakpastian jalur pengiriman minyak global membuat investor semakin berhati-hati karena potensi gangguan pasokan energi masih tinggi dan belum ada kejelasan arah diplomasi.

Sektor Teknologi Tahan Tekanan, Tapi Volatilitas Tetap Tinggi
Meski indeks utama melemah, sektor semikonduktor masih mencatat penguatan, dengan Indeks SOX naik 1,7% dan memperpanjang reli 17 hari berturut-turut. Namun, pergerakan saham individual menunjukkan mixed sentiment: Texas Instruments melonjak 19% berkat prospek kuat, sementara IBM dan Tesla justru tertekan akibat kekhawatiran biaya dan disrupsi bisnis berbasis AI.

Bursa Asia Berpotensi Ikut Terkoreksi di Awal Perdagangan
Sentimen negatif dari Wall Street diperkirakan akan merembet ke Asia pada perdagangan Jumat (24/4). Kontrak berjangka indeks Jepang, Korea Selatan, dan Australia semuanya dibuka melemah, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik Iran yang masih berpusat pada Selat Hormuz. Tekanan ini berpotensi membuat pasar Asia dibuka di zona merah, meskipun pergerakan bisa bersifat terbatas jika ada sinyal de-eskalasi lanjutan.

Outlook Pasar: Risiko Geopolitik vs Ketahanan Laba
Secara keseluruhan, pasar saat ini berada dalam kondisi tarik-menarik antara risiko geopolitik yang meningkat dan ketahanan fundamental korporasi yang masih kuat. Selama ketidakpastian di Selat Hormuz belum mereda, volatilitas diperkirakan tetap tinggi, dengan harga minyak menjadi variabel kunci yang akan menentukan arah pasar global dalam jangka pendek.

 

 

You Might Also Like

The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Tapi Potensi Naik Masih Terbuka

AS-Iran Mulai Negosiasi Lagi, Harga Minyak Turun ke Bawah US$ 90 per Barel

BEI Rombak Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80, Ini Daftar Terbarunya!

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar Usai Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bursa Korea dan Jepang Terjun Bebas Hari Ini, Ada Apa?

TAGGED: bursa as, Christopher Waller, IHSG, IHSG hari ini
Aurelia April 24, 2026 April 24, 2026
Previous Article BEI Revisi Kriteria: Saham HSC Tak Bisa Masuk IDX30, LQ45 & IDX80
Next Article Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Komplek CitraLand Gama City, Madison Avenue, Blok R6 No. 90, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?