IkutinIkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
IkutinIkutin
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Jelajah
  • Ekonomi
  • Tren
  • Teknologi
  • Newsletter
  • Data Pasar
  • Lowongan
  • Kontak
  • Komunitas Petik Profit ➜
Follow US
2024 ©️ Fawz Finansial Indonesia. All Rights Reserved.
Bisnis

BI Diperkirakan Bakal Tahan Suku Bunga di Level 6%!

By Aurelia 3 years ago Bisnis
Image source: AP/ mnctrijaya.com
SHARE

[Medan | 21 Desember 2023] Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 6% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 20 – 21 Desember 2023, seiring dengan inflasi yang bergerak sesuai dalam kisaran sasaran BI yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy, setidaknya hingga November 2023. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada November 2023 mencapai 2,86%, meningkat dari 2,56% pada Oktober 2023. Sementara itu, nilai tukar rupiah juga terpantau cukup stabil menjelang akhir tahun, karena didukung oleh kebijakan The Federal Reserve (the Fed) Amerika Serikat yang mempertahankan suku bunga acuannya.

Baca Juga: Sesuai Prediksi! The Fed Tahan Suku Bunga Acuan di 5,25%-5,5%

Sebagai informasi, The Fed telah memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di level 5,25-5,50% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang digelar pada 12 – 13 Desember 2023 waktu setempat. Ini pun menjadi kali ketiganya bank sentral Amerika Serikat mempertahankan suku bunga. 

Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, suku bunga acuan yang berada di level 6% saat ini sudah merupakan puncaknya. Ia pun memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga acuan BI baru akan terjadi pada semester II-2024, seiring dengan sinyal penurunan suku bunga The Fed.

Adapun Andry memproyeksikan penurunan total suku bunga BI sekitar 50 basis poin (bps) tahun depan. Dengan arah penurunan suku bunga, dia memperkirakan adanya potensi masuknya modal asing ke pasar keuangan dalam negeri dan penurunan biaya kredit, yang berpotensi memulihkan permintaan kredit untuk sektor perbankan.

You Might Also Like

Prabowo Beri Kode Keras Untuk Saham TINS dan SMGR?

Kemana Arah IHSG Usai Kemerdekaan RI ke-81?

Siap-siap! Prabowo Bakal Pidato Nota Keuangan & RAPBN 2027 Hari Ini

Investor Asing Borong 4 Saham Prajogo Pangestu, Ada Apa?

Hasil MSCI Indonesia Tetap di Emerging Market, IHSG Siap Lanjut Ngegas?

TAGGED: suku bunga BI, suku bunga The Fed
Aurelia December 20, 2023 December 21, 2023
Previous Article Jokowi Tumben Pakai Dasi Kuning ke Jepang, Artinya Apa?
Next Article Siap IPO, Griptha Putra (GRPH) Incar Dana hingga Rp 21 Miliar!
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IkutinIkutin
Mentari Greenwich B7-8, Jl. Letda Sujono No.64, Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara 20223
adbanner
AdBlocker Terdeteksi
Kami dengan hormat meminta Anda mempertimbangkan untuk memasukkan situs web kami ke dalam daftar putih AdBlocker, karena situs tersebut beroperasi dengan dukungan iklan. Keputusan Anda untuk memasukkan situs kami ke dalam daftar putih akan memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan operasinya.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?